HATIMAH, A.PUTRI NURUL (2026) Hubungan Usia Ibu, Pengetahuan tentang Anemia, dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pampang Makassar = The Relationship between Maternal Age, Knowledge of Anemia, and Adherence to Iron Supplement Consumption with the Incidence of Anemia among Pregnant Women in the Working Area of Pampang Public Health Center, Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021221027-QpZwMy3Id9iG27Jc-20260303141754.jpg
Download (380kB) | Preview
K021221027-1-2.pdf
Download (716kB)
K021221027-dp.pdf
Download (326kB)
K021221027-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 February 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
A. PUTRI NURUL HATIMAH. Hubungan Usia Ibu, Pengetahuan tentang Anemia, dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pampang Makassar (dibimbing oleh Abdul Salam). Latar belakang. Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi kehamilan serta gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin. Kejadian anemia dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain usia ibu, tingkat pengetahuan mengenai anemia, dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia ibu, pengetahuan tentang anemia, dan kepatuhan konsumsi TTD dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pampang Makassar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 276 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur untuk menilai usia ibu, pengetahuan tentang anemia, dan kepatuhan konsumsi TTD, serta pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan hemoglobinmeter. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil. Prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 59,1%. Berdasarkan distribusi usia, sebagian besar responden berada pada kelompok usia 20–35 tahun yaitu sebesar 78,6%, sedangkan 21,4% berada pada kelompok usia <20 tahun atau >35 tahun. Berdasarkan tingkat pengetahuan, sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan cukup tentang anemia (56,9%), sementara 43,1% memiliki pengetahuan kurang. Ditinjau dari kepatuhan konsumsi TTD, mayoritas responden tergolong tidak patuh mengonsumsi TTD (61,2%), sedangkan 38,8% tergolong patuh. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan kejadian anemia (p = 0,346). Sebaliknya, terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia (p = 0,011) serta antara kepatuhan konsumsi TTD dengan kejadian anemia (p = 0,000). Kesimpulan. Pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan konsumsi TTD berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil, sedangkan usia ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kehamilan; kadar hemoglobin; suplementasi zat besi; perilaku konsumsi; pemahaman gizi |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 21 May 2026 06:31 |
| Last Modified: | 21 May 2026 06:31 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55900 |
