LESTARI, MITA (2026) PEMANFAATAN EKSTRAK KULIT BIJI BUAH JAMBU METE (Anacardium occidantale L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA AYAM PEDAGING = UTILIZATION OF CASHEW FRUIT SEED SKIN EXTRACT (Anacardium occidantale L.) AS AN ALTERNATIVE ANTIBACTERIAL TO IMPROVE THE PERFORMANCE OF BROILERS. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
I012222024-ea9XLN1c0BtdvoAf-20260313083124.jpg
Download (397kB) | Preview
I012222024-1-2.pdf
Download (352kB)
I012222024-dp.pdf
Download (189kB)
I012222024-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 May 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak kulit biji jambu mete (EKBJM) (Anacardium occidentale L.) sebagai antibakteri alami serta pengaruhnya terhadap performa produksi, histomorfometri usus halus, dan populasi bakteri Escherichia coli pada ayam pedaging. Penelitian dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu in vitro dan in vivo. Tahap in vitro menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan, yaitu kontrol positif (antibiotik Chemicals AGP) serta EKBJM pada konsentrasi 0,15%, 0,25%, 0,5%, dan 1% dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi uji fitokimia dan aktivitas antibakteri terhadap E. coli. Tahap in vivo menggunakan 100 ekor ayam pedaging yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, meliputi kontrol positif (tanpa antibiotik dan EKJBM), kontrol negatif (Chemicals AGP), serta pemberian EKBJM dengan dosis 0,75 mL, 1 mL, dan 1,25 mL. Parameter yang diamati meliputi performa pertumbuhan, histomorfometri dan total bakteri E. coli usus halus pada segmen duodenum, jejunum, dan ileum. Hasil penelitian secara in vitro menunjukkan bahwa EKBJM mengandung senyawa tanin, alkaloid, dan flavonoid serta memiliki aktivitas antibakteri yang meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, dengan zona inhibisi tertinggi diperoleh pada konsentrasi 1% sebesar 24,4 ± 0,94 mm. Pemberian EKBJM secara in vivo pada dosis 1 mL dan 1,25 mL mampu meningkatkan performa ayam pedaging, memperbaiki struktur vili usus halus pada duodenum, jejunum, dan ileum, serta menurunkan populasi bakteri E. coli dibandingkan perlakuan kontrol. Disimpulkan bahwa ekstrak kulit biji jambu mete berpotensi digunakan sebagai antibakteri alami dan aditif pakan alternatif pengganti AGP pada ayam pedaging.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kulit biji jambu mete, antibakteri, Escherichia coli, ayam pedaging, histomorfometri usus, in vitro, in vivo |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Peternakan > Ilmu dan Teknologi Peternakan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 21 May 2026 03:50 |
| Last Modified: | 21 May 2026 03:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55894 |
