TANJUNG, RANI DARMA SAKTI (2025) MODEL PENDAMPINGAN KELUARGA BERBASIS CULTURAL MIDWIFERY PENCEGAHAN POSTPARTUM BLUES DI INDONESIA (STUDI NILAI BUDAYA MANDAILING DI RANTAUPRAPAT) = CULTURAL MIDWIFERY-BASED FAMILY ACTORING MODEL IN THE PREVENTION OF POSTPARTUM BLUES IN INDONESIA (STUDY OF MANDAILING CULTURAL VALUE IN RANTAUPRAPAT). Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
K013231039-NdovXfSE8bO0T9UR-20260306135321.jpg
Download (279kB) | Preview
K013231039-1-2.pdf
Download (1MB)
K013231039-dp.pdf
Download (117kB)
K013231039-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 December 2027.
Download (8MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK RANI DARMA SAKTI TANJUNG. Model Pendampingan Keluarga dalam Pencegahan Postpartum Blues Berbasis Budaya Mandailing di Kota Rantauprapat (Dibimbing oleh Stang dan Sudirman Nasir) Latar belakang.Postpartum blues merupakan gangguan emosional awal pascapersalinan yang dapat mengganggu kesehatan ibu dan kualitas pengasuhan. Pada masyarakat Mandailing, nilai budaya dan praktik adat masih melekat kuat dalam kehidupan keluarga, sehingga pendekatan pencegahan Postpartum blues perlu mempertimbangkan konteks budaya. Tujuan.Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas model pendampingan budaya Mandailing berbasis Cultural Midwifery melalui tiga komponen utama: Cultural Care Preservation, Cultural Care Accommodation, dan Cultural Care Repatterning. Model ini mengintegrasikan praktik budaya aman (marsidudu, marpangir, marhaban, marsipaingot, mandadang, marsialapari), penguatan self-care ibu, serta pendampingan keluarga. Metode. Penelitian dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama adalah Research and Development untuk menyusun modul pendampingan berbasis budaya dan menguji validitas isi dan tanpilan. Tahap kedua adalah implementasi modul pada keluarga ibu nifas melalui pendampingan keluarga. Tradisi Mandailing dapat menjadi sumber pemulihan bagi ibu nifas. Hasil. Praktik seperti marsidudu, marsialapari, marhaban, marsipaingot, marpangir, dan mandadang dipertahankan atau disesuaikan agar tetap aman dan bermanfaat bagi ketenangan emosional, spiritual, dan fisik ibu. Dengan melibatkan keluarga dan memperkuat peran suami, model ini membantu ibu lebih tenang, terdukung, dan mampu menjalani self-care secara optimal untuk mencegah postpartum blues. Hasil uji validitas menunjukkan modul sangat layak digunakan dengan CVI (93,38%) dan FVI (95%) Keterbacaan juga berada pada kategori sangat tinggi ,untuk penguasaan ada perbedaan pengetahuan (0,002) dan sikap (0,002) sebelum dan sesudah modul dibaca. Hasil tahap dua menunjukkan bahwa bahwa pendampingan berbasis budaya Mandailing memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan penurunan skor EPDS pada ibu nifas. Pengetahuan meningkat signifikan pada kelompok intervensi (p=0,000) dan juga pada kontrol (p=0,674), namun perbedaan antar kelompok setelah pendampingan tetap sangat signifikan (p=0,000). Sikap ibu juga mengalami peningkatan bermakna pada kelompok intervensi (p=0,000), sementara kelompok kontrol tidak berubah (p=0,536), dengan perbedaan signifikan antar kelompok setelah intervensi (p=0,001). Selain itu ada perbedaan antar kelompok setelah pendampingan sangat signifikan (p=0,000). Kesimpulan. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi berbasis budaya Mandailing sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman, memperbaiki sikap, serta menurunkan risiko postpartum blues.Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan cultural midwifery yang memadukan nilai budaya Mandailing, pendampingan keluarga, mampu menjadi intervensi efektif untuk pencegahan postpartum blues pada ibu nifas.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | postpartum blues, cultural midwifery, budaya Mandailing, pendampingan keluarga, modul pendampingan. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 19 May 2026 06:42 |
| Last Modified: | 19 May 2026 06:42 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55885 |
