ASFAR, ANDI MAGFIRAH RAMADHANI (2026) FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA TUBERKULOSIS (TBC) DI PUSKESMAS SUDIANG RAYA KOTA MAKASSAR = Factors Associated with the Quality of Life of Tuberculosis (TB) Patients at Sudiang Raya Public Health Center, Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221220-Ypn4kx2KQ3JC51f8-20260303230126.jpg
Download (396kB) | Preview
K011221220-1-2.pdf
Download (578kB)
K011221220-dp.pdf
Download (197kB)
K011221220-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 February 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan beban kasus tinggi di Indonesia, termasuk di Kota Makassar, dan berdampak pada penurunan kualitas hidup penderita baik pada domain fisik, psikologis, sosial, maupun lingkungan. Selama menjalani pengobatan, penderita TBC menghadapi berbagai tantangan seperti kecemasan, lamanya masa pengobatan, ketidakpatuhan minum obat, kurangnya dukungan keluarga, serta rendahnya efikasi diri yang dapat memperburuk kualitas hidup tersebut. Kondisi ini berpotensi menghambat keberhasilan pengobatan dan menurunkan kualitas hidup penderita TBC secara menyeluruh. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup penderita tuberkulosis di Puskesmas Sudiang Raya, Kota Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 80 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner yang mencakup variabel tingkat kecemasan, lama pengobatan, kepatuhan minum obat, dukungan keluarga, efikasi diri, dan kualitas hidup. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan, lama pengobatan, kepatuhan minum obat, dukungan keluarga, dan efikasi diri dengan kualitas hidup penderita TBC (p < 0,05). Berdasarkan tahap pengobatan, sebanyak 25 responden berada pada tahap awal (1–2 bulan) dan 55 responden berada pada tahap lanjutan (3–6/8 bulan). Kesimpulan: Kepatuhan minum obat, lama pengobatan, dukungan keluarga, efikasi diri, dan tingkat kecemasan berhubungan signifikan dengan kualitas hidup penderita tuberkulosis selama menjalani pengobatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Tuberkulosis, Kualitas Hidup, Kepatuhan Minum Obat, Dukungan Keluarga, Efikasi Diri, Tingkat Kecemasan, Lama Pengobatan. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 12 May 2026 06:48 |
| Last Modified: | 12 May 2026 06:48 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55840 |
