SHAFIRA, AURA MULYA (2025) Sporulasi Isolat Tunggal Fungi Mikoriza Arbuskula asal Kawasan Karst Maros-Pangkep dengan Variasi Media Carrier = Sporulation of a Single Isolate of Arbuscular Mycorrhizal Fungi from the Maros-Pangkep Karst Area with Variation in Carrier Media. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
M021211011-uSd4OCzXbE0HUykh-20251008133015.jpg
Download (159kB) | Preview
M021211011-1-2.pdf
Download (458kB)
M021211011-dp.pdf
Download (458kB)
M021211011-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 October 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Fungi Mikoriza Arbuskula merupakan mikroorganisme yang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman dengan cara membantu tanaman dalam memperluas penyerapan unsur hara dan melindungi dari cekaman biotik maupun abiotiik sehingga potensial untuk terus dikembangkan dengan berbagai teknik. Kultur spora tunggal merupakan metode yang sering digunakan dalam perbanyakan FMA. FMA bersifat obligatif simbiotik atau membutuhkan tanaman inang untuk bersporulasi. Formulasi media carrier menjadi salah satu faktor penting dalam perbanyakan FMA untuk produksi spora yang optimal. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi formulasi media carrier yang efektif untuk meningkatkan sporulasi isolat tunggal FMA hasil trapping asal Kawasan Karst Maros-Pangkep. Metode. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dua faktorial dengan perlakuan tiga variasi jenis media carrier dan dua jenis spora hasil kultur trapping asal kawasan karst maros-pangkep. Analisis data menggunakan Microsoft Excel 2019 dan SPSS dengan parameter kepadatan spora, kolonisasi FMA pada akar, dan kadar klorofil daun tanaman inang. Hasil. Formulasi media carrier yang efektif berpengaruh terhadap jumlah kepadatan spora dan tingkat kolonisasi FMA. Isolat FMA Acaulospora sp1 yang diinokulasikan ke tanaman inang Pueraria javanica dengan media perlite memiliki jumlah kepadatan spora 975/30 gr media. Kolonisasi FMA pada akar tanaman inang yang ditumbuhkan dengan media perlite memiliki tingkat persentase tertinggi sebesar 53.6%. Kadar klorofil tertinggi diperoleh media arang sekam sebesar 38.83 mg/g namun tidak dipengaruhi oleh faktor jenis spora. Kesimpulan. Efektivitas media carrier perlite memberikan jumlah kepadatan spora dan tingkat kolonisasi FMA yang tinggi sehingga kompatibel untuk digunakan dalam proses sporulasi untuk hasil produksi spora yang optimal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | fungi mikoriza arbuskula; kultur trapping; spora tunggal; media carrier |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Rekayasa Kehutanan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 12 May 2026 00:50 |
| Last Modified: | 12 May 2026 00:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55808 |
