NASHIRA, SYARIFAH (2025) PERKAWINAN DALAM SISTEM KEKERABATAN MARGA ASSEGAF : SEBUAH STUDI STRATEGI MEMPERTAHANKAN KEMURNIAN MARGA = MARRIAGE IN THE ASSEGAF CLAN KINSHIP SYSTEM: A STUDY OF STRATEGIES TO MAINTAIN CLAN PURITY. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
E071211022-NUeZzoXKVCg6yvQ7-20250621221542.png
Download (287kB) | Preview
E071211022-1-2.pdf
Download (190kB)
E071211022-dp.pdf
Download (93kB)
E071211022-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 May 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Pernikahan dalam konteks Marga Sayyid Assegaf tidak sekadar menyatukan dua individu, melainkan merupakan institusi yang berperan penting dalam menjaga kemurnian silsilah keturunan yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW. Praktik pernikahan endogami menjadi mekanisme utama dalam pelestarian nasab dan identitas marga. Namun, seiring dengan dinamika sosial dan perubahan zaman, muncul fenomena pernikahan eksogami yang menimbulkan tantangan terhadap nilai-nilai tradisional serta keberlanjutan budaya marga. Di Kabupaten Maros, sebagai salah satu wilayah persebaran marga tersebut, terjadi pergeseran pola pernikahan di mana sebagian anggota marga memilih pasangan dari luar kelompoknya. Pergeseran ini menimbulkan ketegangan antara pelestarian tradisi dan adaptasi sosial, dengan sebagian besar keluarga masih mempertahankan penolakan terhadap pernikahan lintas marga demi menjaga kemurnian garis keturunan dan identitas kultural. Studi ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang diterapkan dalam mempertahankan tradisi perkawinan endogami serta implikasinya terhadap pelestarian nilai-nilai kekerabatan dalam masyarakat Marga Sayyid Assegaf.Tujuan. 1) Untuk menjelaskan pandangan keluarga marga Sayyid tentang nilai-nilai kemurnian garis keturunan melalui pernikahan sesama Sayyid terkhusus marga Assegaf. 2) mendeskripsikan strategi perkawinan yang diterapkan oleh marga Sayyid dalam mempertahankan perkawinan antarsesama keturunan Sayyid marga Assegaf. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap sebelas informan yang merupakan anggota masyarakat marga Sayyid, termasuk di antaranya sesepuh marga Sayyid, anggota keluarga marga Assegaf, serta pasangan dari marga Sayyid Assegaf yang telah menikah. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa praktik perkawinan endogami di kalangan Marga Sayyid Assegaf di Maros memiliki peran penting dalam menjaga kemurnian garis keturunan dan identitas keluarga. Terdapat dua pandangan dalam masyarakat: sebagian mulai meninggalkan tradisi endogami, sementara sebagian lainnya tetap mempertahankannya. Upaya pelestarian nilai ini berfokus pada tiga hal yaitu, pentingnya nasab dan kafaah dalam pernikahan, tanggung jawab moral dan agama untuk menjaga kemurnian keturunan, serta anjuran menikah antar sesama Sayyid dan Syarifah. Perempuan Syarifah yang menikah dengan non-Sayyid berisiko kehilangan status marga. Strategi pelestarian dilakukan melalui penguatan nilai kafaah nasab, pendidikan tanggung jawab terhadap nasab, silaturahmi antarmarga, dan praktik perjodohan. Hal ini mencerminkan upaya menjaga warisan keturunan Nabi Muhammad SAW serta memadukan budaya Arab dan kearifan lokal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Perkawinan, Endogami, Eksogami, Sayyid, Syarifah, Kafaah, Nasab, Kekerabatan, Identitas dan Nilai Budaya, Pelestarian Tradisi. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Sosial |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 11 May 2026 02:54 |
| Last Modified: | 11 May 2026 02:54 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55777 |
