Kawasan Wisata dengan Pendekatan Arsitektur Bahari di Desa Torosiaje Gorontalo = Tourism Area with a Maritime Architecture Approach in Torosiaje Village Gorontalo


ABDULLAH, MOHAMMAD RAFLY PUTRA S. (2026) Kawasan Wisata dengan Pendekatan Arsitektur Bahari di Desa Torosiaje Gorontalo = Tourism Area with a Maritime Architecture Approach in Torosiaje Village Gorontalo. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D051201093-Cover.jpg

Download (266kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
D051201093-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (298kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D051201093-dp(FILEminimizer).pdf

Download (192kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D051201093-fulllllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 19 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

MOHAMMAD RAFLY PUTRA S. ABDULLAH. *Kawasan Wisata dengan Pendekatan Arsitektur Bahari di Desa Torosiaje Gorontalo.* (dibimbing oleh Edward Syarif dan M. Yahya) *Latar belakang.* Kabupaten Pohuwato adalah Kabupaten yang terbentuk dari hasil pemekaran Kabupaten Boalemo. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2003 tanggal 25 Februari 2003 yang ditandatangani oleh presiden Megawati Soekarnoputri. Daerah ini unik karena dimekarkan dari induk yaitu Kabupaten Boalemo yang saat itu baru berusia 3,5 tahun. Menurut KBBI Kawasan adalah daerah tertentu yang mempunyai ciri tertentu, seperti tempat tinggal, pertokoan, industri, dan sebagainya. Wisata merupakan semua pemberian pelayanan perencanaan dan pengemasan komponen perjalanan wisata yang meliputi sarana wisata, objek, daya tarik wisata, dan jasa pariwisata. Pengertian bahari secara khusus yaitu memiliki arti dahulu kala, tua sekali, kuno. Selain itu, bahari juga sering diartikan sebagai indah, mengenai laut, elok sekali, bahari atau yang dilindungi. Dalam merancang Kawasan Wisata dengan pendekatan arsitektur bahari di Desa Torosiaje Gorontalo, jenis metode pembahasan yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif karena menghasilkan model penyelesaian yang dihasilkan sifatnya tidak general dan tidak dapat dikuantitatifkan. Berawal dari permasalahan-permasalahan yang ada di sekitar yang bersangkutan dengan Desa Torosiaje yaitu kurang diperhatikannya kekayaan alam yang ada di Desa Torosiaje, fasilitas-fasilitas penunjang yang sudah mulai tidak terawat, serta kawasan wisata yang sudah tidak lagi dikenal oleh banyak orang. Salah satu Langkah untuk mengembangkan lagi potensi desa tersebut dengan merancang kembali kawasan wisata Desa Torosiaje dengan pendekatan arsitektur bahari yang berfungsi sebagai tempat wisata, rekreasi, edukasi, serta diharapkan mampu mengembalikkan faktor ekonomi dan sosial tersebut.

Keyword : Kawasan, Wisata, Bahari, Kabupaten Pohuwato, Torosiaje.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Area, Tourism, Maritime, Pohuwato Regency, Torosiaje.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Arsitektur
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 11 May 2026 02:36
Last Modified: 11 May 2026 02:36
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55774

Actions (login required)

View Item
View Item