FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO KOTA MAKASSAR TAHUN 2025 = RISK FACTORS FOR CORONARY HEART DISEASE IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENT AT DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO GENERAL HOSPITAL MAKASSAR CITY 2025


ALIFAH, NAHDA FATIN (2026) FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO KOTA MAKASSAR TAHUN 2025 = RISK FACTORS FOR CORONARY HEART DISEASE IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENT AT DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO GENERAL HOSPITAL MAKASSAR CITY 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K011221054-HDt1eEzgusW7fP2C-20260303113326.jpg

Download (199kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K011221054-1-2.pdf

Download (386kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K011221054-dp.pdf

Download (248kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K011221054-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 February 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Penderita Diabetes Melitus (DM) tipe 2 memiliki risiko komplikasi kardiovaskular yang lebih tinggi dibandingkan individu tanpa DM, dengan peningkatan risiko gagal jantung sebesar 84%. Risiko morbiditas dan mortalitas akibat penyakit jantung koroner (PJK) pada penderita DM tipe 2 dilaporkan 2–4 kali lebih besar, bahkan sekitar 80% kematian pada penderita DM disebabkan oleh PJK. Oleh karena itu, penyakit jantung koroner merupakan salah satu komplikasi makrovaskular utama pada penderita DM tipe 2 dan berkontribusi besar terhadap tingginya morbiditas dan mortalitas, sehingga pengendalian faktor risiko secara optimal sangat diperlukan sebagai upaya pencegahan.Tujuan. Menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian penyakit jantung koroner pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain case control. Populasi penelitian adalah penderita DM tipe 2 di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Kota Makassar. Sampel penelitian berjumlah 128 responden yang terdiri dari 64 kelompok kasus dan 64 kelompok kontrol, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan telaah rekam medis, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat menggunakan uji Odds Ratio (OR). Hasil. Proporsi penderita DM tipe 2 dengan penyakit jantung koroner di RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo Kota Makassar mencapai 33,45%. Analisis bivariat menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, hereditas penyakit jantung koroner (PJK), dan aktivitas fisik berhubungan secara bermakna dengan kejadian PJK pada penderita Diabetes Melitus tipe 2 (p<0,05). Namun, analisis multivariat menunjukkan bahwa hanya usia (p=0,023; AOR=2,870; LL-UL: 1,153–7,142), jenis kelamin (p=0,005; AOR=3,416; LL-UL: 1,443–8,082), dan hereditas PJK (p=0,011; AOR=15,330; LL-UL: 1,864–126,02) yang berhubungan secara bermakna dengan kejadian PJK. Kesimpulan. Faktor risiko kejadian penyakit jantung koroner pada penderita Diabetes Melitus tipe 2 adalah usia, jenis kelamin, dan hereditas penyakit jantung koroner. Hereditas PJK merupakan faktor risiko yang paling dominan berdasarkan nilai odds ratio tertinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: penyakit jantung koroner, diabetes melitus tipe 2, faktor risiko
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 11 May 2026 01:04
Last Modified: 11 May 2026 01:04
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55768

Actions (login required)

View Item
View Item