ADAM, ADAM (2026) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PETANI RUMPUT LAUT DI KABUPATEN MAROS = Factors related to musculoskeletal disorders (MSDs) complaints among seaweed farmers in maros district. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211162-8tXpFLNHS64TeUo0-20260227134235.jpg
Download (369kB) | Preview
K011211162-1-2.pdf
Download (712kB)
K011211162-dp.pdf
Download (474kB)
K011211162-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 January 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang : Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah gangguan otot, tulang, sendi, jaringan ikat yang ditandai dengan nyeri dan keterbatasan mobilitas. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2021, sekitar 1,17 miliar orang di seluruh dunia mengalami kondisi ini, sehingga MSDs menjadi kontributor utama terhadap disabilitas, dengan nyeri punggung bawah sebagai penyebab utama di 160 negara. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan MSDs pada petani rumput laut di Kabupaten Maros. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan nilai margin of eror 0,05 (5%). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh petani rumput laut di Kabupaten Maros yang sudah mendapatkan fasilitas kerja berupa alat bantu meja dan kursi ergonomis dari pemerintah daerah, kemudian dilakukan penarikan sampel dengan cara proportionate random sampling dan dilakukan penentuan sampel sebanyak 112 orang, kemudian responden yang memenuhi kriteria dipilih secara acak menggunakan aplikasi Spin the Wheel of Names yang dapat diakses melalui perangkat smartphone. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan menggunakan uji Chi-Square dan uji Regresi logistik berganda. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 59 responden (52,3%) memiliki keluhan MSDs yang rendah (ringan). Ditemukan adanya hubungan antara uisa (p=0,006), jenis kelamin (p=0,007), kebiasaan merokok (p=0,017), masa kerja (p=0,006), lama kerja (p=0,015), IMT (p=0,013), dan postur kerja (p=0,008) dengan keluhan MSDs. Namun, tidak ada hubungan kepatuhan penggunaan APD (p=0,137) dengan keluhan MSDs. Selain itu, variabel postur kerja (p=0,007) adalah yang paling dominan mempengaruhi keluhan MSDs dengan Exp(B)/OR = 3,508. Kesimpulan : Terdapat nilai signifikan antara umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok, masa kerja, lama kerja, IMT, dan postur kerja dengan keluhan MSDs. Selain itu, postur kerja adalah faktor yang paling dominan mempengaruhi keluhan MSDs.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Musculoskeletal Disorders; Petani; Rumput Laut |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 06 May 2026 06:05 |
| Last Modified: | 06 May 2026 06:05 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55740 |
