KAJIAN EKOLOGI MANUSIA TERHADAP PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DI KAWASAN GUNUNG BINTAN KABUPATEN BINTAN = HUMAN ECOLOGY STUDY ON ENVIRONMENTAL MANAGEMENT IN THE MOUNTAIN BINTAN AREA BINTAN REGENCY


RANDI P, MUH. (2026) KAJIAN EKOLOGI MANUSIA TERHADAP PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DI KAWASAN GUNUNG BINTAN KABUPATEN BINTAN = HUMAN ECOLOGY STUDY ON ENVIRONMENTAL MANAGEMENT IN THE MOUNTAIN BINTAN AREA BINTAN REGENCY. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P032232009-2ZwNLnu4Tz6OCvrR-20260310103401.jpg

Download (363kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P032232009-1-2.pdf

Download (778kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P032232009-dp.pdf

Download (181kB)
[thumbnail of Full teks] Text (Full teks)
P032232009-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 February 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

MUH. RANDI P. Kajian Ekologi Manusia Terhadap Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kawasan Gunung Bintan Kabupaten Bintan (dibimbing oleh Eymal B. Demmallino dan Andang Suryana Soma). Latar Belakang. Kawasan Gunung Bintan merupakan wilayah srategis yang memiliki fungsi ekologis dan sosial-budaya yang penting bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat di Kabupaten Bintan. Meningkatnya tekanan aktivitas manusia seperti pariwisata, pertanian, alihfungsi lahan serta pembangunan dan perubahan iklim telah menimbulkan tantangan serius terhadap keberlanjutan pengelolaan lingkungan hidup di kawasan ini. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intetraksi manusia dan lingkungan serta mengkaji faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan di kawasan Gunung Bintan dalam merumuskan strategi pengelolaan lingkungan melalui pendekatan ekologi manusia. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan studi kasus, serta diperdalam melalui grounded riset. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam semi-terstruktur dengan pemerintah, pelaku usaha, tokoh adat dan agama, serta masyarakat setempat disertai studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan melibatkan berbagai informan yang dianggap memiliki sudut pandang yang berbeda serta melalui tahapan pengkodean terbuka, aksial, dan selektif untuk mengidentifikasi pola hubungan dalam sistem sosial-ekologis. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan hidup di kawasan Gunung Bintan dipengaruhi oleh keterkaitan kuat antara aktivitas sosial-ekonomi masyarakat dan kondisi ekologi serta keterkaitan erat antara faktor internal melalui kesadaran, kearifan lokal dan kelembagaan yang meliputi tingkat partisipasi masyarakat, nilai-nilai budaya, serta pengetahuan ekologi tradisional yang masih menjadi dasar dalam pemanfaatan sumber daya alam. Faktor eksternal melalui kebijakan dan tekanan pembangunan mencakup lemahnya koordinasi antar sektor serta dampak perubahan iklim yang menyebabkan pengelolaan lingkungan hidup belum berjalan secara optimal. Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan lingkungan di kawasan Gunung Bintan dapat berkelanjutan apabila ditempatkan sebagai bagian dari sistem sosial-ekologis yang terpadu. Pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan memerlukan pendekatan ekologi manusia yang integratif dalam memberikan kerangka strategis yang relevan untuk memastikan keberlanjutan Gunung Bintan dalam jangka panjang.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Ekologi Manusia; Pengelolaan Lingkungan Hidup; Gunung Bintan
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Pengelolaan Lingkungan Hidup
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 05 May 2026 06:15
Last Modified: 05 May 2026 06:15
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55684

Actions (login required)

View Item
View Item