RAHMAN, ABDUL (2026) Optimalisasi Fumigasi dalam Peningkatan Ekspor Komoditas Kopi: Studi Kasus di Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat = Optimization of Fumigation in Enhancing Coffee Commodity Exports Case Study in Semarang Regency Central Java Province and Subang Regency West Java Province. Disertasi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
P023221006-YDdAtr7k5VLSufWK-20260303092455.jpg
Download (59kB) | Preview
P023221006-1-2.pdf
Download (1MB)
P023221006-dp.pdf
Download (323kB)
P023221006-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 February 2028.
Download (8MB)
Abstract (Abstrak)
ABDUL RAHMAN. Optimalisasi Fumigasi dalam Peningkatan Ekspor Komoditas Kopi: Studi Kasus di Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat (Dibimbing oleh Sumardi dan Eymal Bahsar Demmallino) Ekspor komoditas kopi Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya terkait penolakan oleh negara tujuan akibat ketidaksesuaian terhadap standar sanitary and phytosanitary (SPS), salah satunya disebabkan oleh perlakuan fumigasi yang dinilai belum efektif sehingga masih ditemukan organisme pengganggu tumbuhan hidup pada komoditas ekspor. Fumigasi tidak hanya berfungsi sebagai tindakan teknis karantina, tetapi juga menjadi titik kontrol penting dalam tata kelola ekspor kopi yang melibatkan berbagai aktor dengan kepentingan dan kewenangan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif 1) efektivitas perlakuan fumigasi; 2) aktor-aktor yang berpengaruh dalam fumigasi; serta 3) merumuskan perbaikan tata kelola ekspor kopi dalam mendorong peningkatan daya saing ekspor di tingkat daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus kolektif di Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi dokumentasi dengan melibatkan petugas karantina, fumigator, petani kopi, eksportir, dan lembaga terkait. Analisis data dilakukan melalui pendekatan Enam Tepat (6T), analisis pemangku kepentingan dan Actor Network Theory (ANT), analisis within-case dan cross-case serta sintesis strategis menggunakan matriks IFAS-EFAS dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan fumigasi di kedua wilayah penelitian secara umum telah memenuhi kaidah dasar perkarantinaan, namun efektivitasnya berbeda secara signifikan. Di Kabupaten Semarang, pelaksanaan fumigasi masih menghadapi kendala pada aspek tepat tempat, tepat waktu, tepat prosedur, dan tepat administrasi, serta munculnya konflik kepentingan dan relasi aktor yang bersifat birokratis dan terfragmentasi, serta keterbatasan infrastruktur pelabuhan. Sebaliknya, Kabupaten Subang menunjukkan efektivitas fumigasi dan tata kelola ekspor yang lebih baik melalui model kelembagaan koperasi yang kolaboratif, distribusi peran aktor yang lebih seimbang, serta dukungan sistem digital terintegrasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas fumigasi dan keberhasilan ekspor kopi, tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi sangat dipengaruhi oleh struktur jaringan aktor dan kualitas tata kelola ekspor. Integrasi penerapan 6T, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta digitalisasi sistem menjadi strategi kunci dalam memperkuat biosekuriti dan meningkatkan daya saing ekspor kopi Indonesia di pasar internasional.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: fumigasi, ekspor, kopi, efektivitas, aktor |
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Studi Pembangunan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 05 May 2026 01:51 |
| Last Modified: | 05 May 2026 01:51 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55674 |
