ANALISIS DISTRIBUSI ANGKUTAN SEDIMEN PADA SALURAN IRIGASI SEKUNDER LANGNGA KABUPATEN PINRANG = Analysis Of Sediment Transport in the Langnga Secondary Irrigation Channel, Pinrang Regency


BASRUDDIN, ALFIAH NURLIANA (2026) ANALISIS DISTRIBUSI ANGKUTAN SEDIMEN PADA SALURAN IRIGASI SEKUNDER LANGNGA KABUPATEN PINRANG = Analysis Of Sediment Transport in the Langnga Secondary Irrigation Channel, Pinrang Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D012231031-Cover.jpg

Download (29kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
D012231031-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D012231031-dp(FILEminimizer).pdf

Download (781kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D012231031-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 7 January 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Sedimentasi merupakan salah satu permasalahan utama pada Saluran Irigasi Langnga, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Proses sedimentasi dapat menyebabkan pendangkalan saluran dan menurunkan kapasitas pengaliran air, sehingga jangkauan distribusi air irigasi menjadi lebih pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecepatan aliran terhadap distribusi angkutan sedimen serta mengidentifikasi karakteristik sedimen pada saluran sekunder Irigasi Langnga. Metode yang digunakan adalah pengukuran sedimen melayang (suspended load) dengan membandingkan hasil perhitungan metode debit sesaat dan rumus Einstein untuk menentukan laju angkutan sedimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sedimen pada Saluran Irigasi Langnga menunjukkan ukuran butir sedimen berada pada rentang 0,0013 mm hingga 0,0661 mm, yang terdiri dari 84,60% lanau dan 15,40% lempung. Dominasi partikel halus ini menunjukkan bahwa sedimen di saluran tersebut mudah tersuspensi dan sangat sensitif terhadap perubahan kecepatan aliran. Semakin besar kecepatan aliran, maka konsentrasi sedimen tersuspensi meningkat karena gaya geser dasar dan turbulensi aliran yang lebih tinggi mampu mengangkat serta mempertahankan partikel sedimen tetap tersupensi. Selain itu, bukaan pintu air juga berpengaruh terhadap jumlah angkutan sedimen, di mana bukaan yang lebih besar menghasilkan kecepatan aliran yang lebih tinggi, sehingga partikel sedimen cenderung tidak mengendap dan terbawa ke arah hilir. Hasil validasi menunjukkan bahwa debit sedimen hasil perhitungan menggunakan rumus sesaat memiliki hubungan linear dengan hasil pengukuran lapangan dengan nilai koefisien determinasi R^2=0,7983. Metode perhitungan debit sesaat dapat merepresentasikan kondisi nyata pengangkutan sedimen melayang pada saluran sekunder Irigasi Langnga.

Keyword : Sedimen, Distribusi, Kecepatan aliran, Sedimen melayang.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Sediment, Distribution, Flow speed, Drifting sediment.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 05 May 2026 00:39
Last Modified: 05 May 2026 00:39
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55663

Actions (login required)

View Item
View Item