APRIANI, NURZAHIRAH (2026) PENGAPLIKASIAN PLASTIK BIODEGRADABLE BERPENYERAP OKSIGEN BUTYLATED HYDROXYTOLUENE DENGAN PENAMBAHAN SELULOSA MIKROKRISTALIN PADA BUAH PIR (Pyrus bretschneideri) FRESH-CUT = Application of Biodegradable Plastic with Oxygen Scavenger Butylated Hydroxytoluene and Microcrystalline Cellulose on Pears (Pyrus bretschneideri) Fresh-cut. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
G031201055-Z75TjpUxgNOSYslR-20260312055528.jpg
Download (345kB) | Preview
G031201055-1-2.pdf
Download (275kB)
G031201055-dp.pdf
Download (195kB)
G031201055-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Plastik konvensional yang biasa digunakan sebagai kemasan berbagai produk khususnya pada bahan pangan memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Plastik biodegradable yang dibuat dari polimer polylactic acid (PLA) tidak hanya berfokus sebagai pelindung produk melainkan pada peningkatan kualitas produk dengan adanya penambahan bahan penyerap oksigen. Selain itu, adanya bahan penguat dan pengisi microcrystalline cellulose (MC) dapat meningkatkan karakteristik plastik menjadi lebih baik. Tujuan. Untuk menganalisis daya serap bahan tambahan butylated hydroxytoluene (BHT) terhadap oksigen dan degradabilitas plastik biodegradable dengan penguat selulosa mikrokristalin, serta dapat mempelajari dan menganalisis efektivitas penggunaan plastik biodegradable dalam menjaga kualitas fisik dan kimia buah pir fresh-cut sebagai kemasan aktif
selama penyimpanan di suhu ruang, sehingga dapat mencegah reaksi pencoklatan enzimatis. Metode. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahapan, berupa penentuan formulasi plastik biodegradable dari konsentrasi MC (0%, 10, 20%) yang terbaik melalui uji biodegradabilitas dan permeabilitas oksigen, kemudian karakteristik plastik terhadap ketahanan udara. Selanjutnya, pengaplikasian pada buah pir fresh- cut dengan pengujian TPT, pH, vitamin C, total asam, tingkat kekerasan buah, kuantifikasi pencoklatan enzimatis, dan kuantifikasi aktivitas enzim PPO terhadap kondisi penyimpanan di suhu ruang dan lama penyimpanan. Hasil. Plastik biodegradable terbaik perlakuan konsentrasi MC 20% dengan nilai biodegradabilitas 9.63% dan permeabilitas 3.67 x 10-6 g/m s Pa. Kualitas mutu buah berdasarkan parameter TPT, pH, vitamin C, total asam, tingkat kekerasan buah, indeks pencoklatan, nilai koordinat L*, dan aktivitas enzim PPO diperoleh penyimpanan dengan kemasan biodegradable yang terbaik. Kesimpulan. Karakteristik plastik biodegradable terbaik pada perlakuan konsentrasi MC 20%.
Penyimpanan buah pir fresh-cut dengan kemasan biodegradable cukup efektif dalam menjaga perubahan warna menjadi kecoklatan oleh nilai aktivitas enzim PPO yang terendah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 06:54 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 06:54 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55602 |
