Analisis Peran Perempuan Dan Kerja Reproduksi Sosial Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kota Pasuruan (Studi kasus pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Kebonagung, Kota Pasuruan) = Analysis of Women's Roles and Social Reproductive Labor in Household Waste Management in Pasuruan City (Case study of household waste management in Kebonagung Village, Pasuruan City)


YANTI, PUSPITA RATNA (2026) Analisis Peran Perempuan Dan Kerja Reproduksi Sosial Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kota Pasuruan (Studi kasus pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Kebonagung, Kota Pasuruan) = Analysis of Women's Roles and Social Reproductive Labor in Household Waste Management in Pasuruan City (Case study of household waste management in Kebonagung Village, Pasuruan City). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
P072232005-RLqcVHUly1FBXdeY-20260121115450.jpg

Download (420kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
P072232005-1-2.pdf

Download (404kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
P072232005-dp.pdf

Download (153kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
P072232005-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi peran gender dan dampaknya pada beban kerja perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Kota Pasuruan. Juga untuk menganalisis hubungan pemerintah daerah dengan perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Metode. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan feminis. Data didapatkan dari data primer hasil wawancara, analisis data sekunder dan diskusi kelompok fokus (FGD). Temuan dianalisis menggunakan kerangka teori reproduksi sosial oleh feminisme Marxis yaitu Silvia Federici dan Thiti Bhattacharya, yang mengeksplorasi bagaimana pekerjaan perempuan dalam pengelolaan sampah sebetulnya mendukung kapitalisme. Hasil. Pertama, perempuan menanggung beban terbesar pengelolaan sampah rumah tangga sebagai implementasi budaya patriarki yang termasuk dalam kerja reproduksi sosial. Kedua, pelibatan unsur masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga berdasarkan kebijakan dan program netral gender, tapi implementasinya menyasar pada perempuan saja. Tidak ada fasilitas pembuangan sampah terpisah dan informasi tentang pengelolaan sampah untuk masyarakat terbatas. Keterlibatan pihak swasta sebagai penghasil sampah kemasan produk dalam kegiatan pengelolaan sampah tidak ada. Ketiga, perempuan mengelola sampah rumah tangga di bank sampah unit dengan sukarela atau tidak dibayar. Kesimpulan. Dominasi peran perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Kota Pasuruan merupakan hasil dari konstruksi budaya patriarki yang berlapis. Kerja pengelolaan sampah oleh perempuan dianggap bagian dari rutinitas domestik yang tidak dihitung sebagai kerja produktif. Tidak didukung oleh kebijakan dan program yang berkeadilan gender. Juga tidak dilengkapi dengan informasi dan fasilitas pemilahan sampah yang memadai. Pemerintah mengalihkan tanggung jawab pengelolaan sampah yang seharusnya menjadi tugas utamanya kepada perempuan. Dapat dikatakan bahwa hubungan yang terbangun antara pemerintah daerah dengan perempuan dalam pengelolaan sampah bersifat eksploitatif. Rekomendasi. Pemerintah mengambil kembali tanggung jawab pengelolaan sampah dari perempuan dengan memenuhi kewajibannya (penyediaan layanan dasar) dan melibatkan pihak swasta dalam melakukan pengelolaan sampah kemasan yang diproduksinya.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: feminisme marxis, gender, pasuruan, kerja reproduksi sosial, pengelolaan sampah rumah tangga
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Jender dan Pembangunan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 04 May 2026 02:21
Last Modified: 04 May 2026 02:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55592

Actions (login required)

View Item
View Item