AMIRUDDIN, FITRAH PRATAMA (2025) EFEK ANTI PROLIFERATIF KULIT BATANG KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA MCF-7 DENGAN PENDEKATAN IN SILICO DAN IN VITRO = ANTIPROLIFERATIVE EFFECT OF MORINGA OLEIFERA L. STEM BARK ON MCF-7 BREAST CANCER CELLS USING IN SILICO AND IN VITRO APPROACHES. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P062232029-cjZPbYahX1t9ulIv-20260122141124.jpg
Download (903kB) | Preview
P062232029-1-2.pdf
Download (553kB)
P062232029-dp.pdf
Download (300kB)
P062232029-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 January 2027.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
FITRAH PRATAMA AMIRUDDIN Efek Antiproliferatif Kulit Batang Kelor (Moringa oleifera L.) terhadap Sel Kanker Payudara MCF-7 dengan Pendekatan In silico dan In vitro. (Dibimbing oleh Ika Yustisia dan Syahrijuita Kadir). Latar Belakang. Kanker payudara, khususnya subtipe luminal A, masih menjadi masalah kesehatan utama yang memerlukan pengembangan terapi berbasis bahan alam. Moringa oleifera L. dikenal memiliki aktivitas antikanker, namun dibandingkan daun dan bijinya, kulit batang kelor masih relatif kurang dieksplorasi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek antiproliferatif kulit batang kelor (Moringa oleifera L.) terhadap sel kanker payudara MCF-7 dengan menggunakan pendekatan in silico dan in vitro. Metode. Penelitian ini merupakan studi komputasional dan eksperimental dengan desain post-test only untuk mengevaluasi efek antiproliferatif ekstrak etanol kulit batang Moringa oleifera L. terhadap sel kanker payudara MCF-7. Sampel kulit batang kelor diekstraksi menggunakan metode maserasi, kemudian dianalisis kandungan senyawa bioaktifnya. Pendekatan in silico digunakan untuk mengevaluasi kelayakan farmakokinetik dan toksikologis senyawa, memprediksi bioaktivitas dan target protein terkait kanker payudara luminal A, serta menganalisis interaksi protein dan jalur molekuler yang berperan dalam penghambatan pertumbuhan sel kanker. Selanjutnya, aktivitas antiproliferatif ekstrak divalidasi secara in vitro menggunakan uji sitotoksisitas terhadap sel MCF-7. Data dianalisis secara deskriptif, statistik, dan komputasional untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai potensi antikanker ekstrak kulit batang kelor. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit batang Moringa oleifera L. mengandung 123 senyawa bioaktif yang didominasi oleh golongan steroid, terpenoid, dan retinoid. Analisis in silico menunjukkan bahwa senyawa-senyawa tersebut berpotensi berinteraksi dengan protein kunci yang berperan dalam regulasi proliferasi dan apoptosis pada kanker payudara, yaitu STAT3, HSP90AA1, BCL2, GAPDH, PPARG, PTGS2, EGFR, dan IL1B. Uji in vitro menunjukkan bahwa ekstrak kulit batang kelor mampu menghambat viabilitas sel kanker payudara MCF-7 secara bergantung konsentrasi, dengan persentase inhibisi sebesar 19,8% pada konsentrasi 3,9 µg/mL dan meningkat hingga 83,4% pada 250 µg/mL, serta nilai IC₅₀ sebesar 42,8 µg/mL (R² = 0,9805). Pengamatan morfologi sel menunjukkan adanya perubahan khas apoptosis berupa penyusutan sel dan pelepasan sel dari permukaan kultur. Kesimpulan. Ekstrak kulit batang Moringa oleifera L. memiliki potensi antiproliferatif terhadap sel kanker payudara MCF-7 melalui penghambatan pertumbuhan sel dan induksi apoptosis, sehingga berpotensi berperan sebagai agen antikanker berbasis bahan alam.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kulit batang kelor; Moringa oleifera L.; kanker payudara; sel MCF-7; antiproliferatif; in silico dan in vitro. |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 04 May 2026 01:23 |
| Last Modified: | 04 May 2026 01:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55588 |
