POTENSI PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI MODEL PENGKAJIAN LUKA KAKI DIABETIK = THE POTENTIAL USE OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE AS A MODEL FOR DIABETIC FOOT ULCER ASSESSMENT


ZULFIQAR, MUHAMAD (2026) POTENSI PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI MODEL PENGKAJIAN LUKA KAKI DIABETIK = THE POTENTIAL USE OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE AS A MODEL FOR DIABETIC FOOT ULCER ASSESSMENT. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R012241019-Cover.jpg

Download (159kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
R012241019-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (124kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R012241019-dp(FILEminimizer).pdf

Download (198kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
R012241019-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 April 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Pendahuluan: Luka kaki diabetik (LKD) merupakan komplikasi diabetes yang kompleks dan berisiko tinggi terhadap amputasi serta mortalitas, sehingga memerlukan pengkajian luka yang konsisten, dan terstandar. Pengkajian luka berbasis visual masih menghadapi tantangan berupa subjektivitas penilai dan variasi interpretasi klinis. Perkembangan Artificial Intelligence (AI), khususnya ChatGPT, berpotensi mendukung pengkajian luka berbasis foto, namun reliabilitas klinisnya masih perlu dievaluasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi reliabilitas dan konsistensi pengkajian luka kaki diabetik berbasis AI melalui perbandingan hasil pengkajian ChatGPT dengan perawat luka serta penilaian konsistensi internal ChatGPT. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi reliabilitas yang dilaksanakan pada Juli–Oktober 2025 melalui tiga fase, meliputi identifikasi instrumen pengkajian luka yang valid (PWAT, DMIST, dan DFUAS), standarisasi dan optimalisasi prompt engineering pada ChatGPT 5.0, serta uji reliabilitas pengkajian luka berbasis foto oleh enam perawat luka dan enam device ChatGPT. Analisis data dilakukan menggunakan Cohen’s Weighted Kappa dan Krippendorff’s alpha. Hasil: Tingkat kesepakatan antara ChatGPT dan perawat luka bervariasi antar instrumen dan item. Item dengan karakteristik visual yang jelas menunjukkan kesepakatan sedang hingga tinggi, sedangkan item dengan interpretasi klinis kompleks menunjukkan kesepakatan rendah hingga negatif. Konsistensi internal ChatGPT juga bervariasi antar device dan waktu pengkajian. Kesimpulan: ChatGPT berpotensi sebagai alat bantu pengkajian luka kaki diabetik berbasis foto, namun penggunaannya masih perlu dibatasi sebagai pendukung penilaian klinis.

Keyword : luka kaki diabetik; artificial intelligence; ChatGPT; pengkajian luka; reliabilitas.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Luka kaki diabetik; artificial intelligence; ChatGPT; pengkajian luka; reliabilitas.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 04 May 2026 01:00
Last Modified: 04 May 2026 01:00
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55578

Actions (login required)

View Item
View Item