Pengolahan Air Limbah Peternakan Menggunakan Mikroalga = Treatment Of Livestock Wastewater Using Microalgae


ANWAR, DEVY (2025) Pengolahan Air Limbah Peternakan Menggunakan Mikroalga = Treatment Of Livestock Wastewater Using Microalgae. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D131211005-cover.jpg

Download (289kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
D131211005-bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D131211005-dapus.pdf

Download (149kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D131211005-full text.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 August 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Peternakan sapi perah merupakan salah satu jenis usaha perorangan di bidang peternakan atau peternakan rakyat yang banyak dimiliki oleh masyarakat. Sejalan dengan keuntungan yang diperoleh, usaha peternakan sapi perah juga menghasilkan produk berupa limbah yang cukup tinggi. Usaha petenakan sapi perlu memerhatikan dampak negatif dari usahanya yakni limbah yang dibuang tanpa proses pengolahan, rawan menyebabkan pencemaran. Oleh karena itu dilakukan penelitian terkait pengolahan air limbah peternakan menggunakan mikroalga dalam fotobioreaktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intesitas cahaya terhadap efisiensi penyisihan kadar amonia dan fosfat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen untuk mengkaji efektivitas mikroalga Spirulina platensis dalam pengolahan air limbah peternakan. Eksperimen dilakukan selama 8 hari menggunakan fotobioreaktor berkapasitas 50 liter. Setiap fotobioreaktor diisi dengan campuran 50% mikroalga Spirulina platensis dan 50% air limbah domestik. Variasi perlakuan yang diberikan adalah intensitas cahaya pada tiga tingkat 3000 lux, 4000 lux, dan 5000 lux. Penyisihan kadar amonia dan fosfat efektif pada hari ke 4 atau hari puncak pertumbuhan mikroalga yang dimana efisiensi penyisihan sebesar 52.13% dan 40.31%. Hasil dari penyisihan ini telah memenuhi baku mutu yang sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014. Penyisihan kadar amonia dan fosfat diperoleh dari intesitas cahaya pada 5000 Lux dengan efisiensi 52.13% pada paremeter amonia dan 40.31% pada parameter fosfat. Efektivitas intesitas cahaya mampu menyisihkan konsetrasi parameter amonia dan fosfat hingga di bawah baku mutu. Hasil analisa regresi menunjukkan bahwa variasi intesitas cahaya memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan mikroalga spirulina dalam menyisihkan kadar amonia dan fosfat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Air limbah peternakan sapi, mikroalga spirulina sp., intensitas cahaya, amonia, fosfat
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Kelautan
Depositing User: stfathirah s
Date Deposited: 23 Apr 2026 01:45
Last Modified: 23 Apr 2026 01:45
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55540

Actions (login required)

View Item
View Item