AZIZA, NURUL (2025) Karakterisasi Morfo-anatomi Tanaman Terung (Solanum melongena) Haploid dan Doubled Haploid = Morpho-anatomical Characterization of Haploid and Doubled Haploid Eggplant (Solanum melongena) Plants. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
G011211300-xKUJ9kvzDfBaQwGy-20260211125031.png
Download (141kB) | Preview
G011211300-1-2.pdf
Download (443kB)
G011211300-dp.pdf
Download (156kB)
G011211300-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK NURUL AZIZA. Karakterisasi morfo-anatomi tanaman terung (Solanum melongena) haploid dan doubled haploid (dibimbing oleh Muhammad Fuad Anshori dan Amirullah Dachlan). Latar belakang. Terung (Solanum melongena) merupakan salah satu tanaman yang banyak diminati oleh masyarakat karena memiliki banyak manfaat. Akan tetapi produksi terung yang tidak stabil sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan terung masyarakat adalah dengan menggunakan varietas unggul. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfo-anatomi pada tanaman haploid dan doubled haploid tanaman terung yang berasal dari kultur antera. Metode. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif yaitu melakukan perbandingan karakter morfologi dan anatomi tanaman terung yang terdiri atas 63 tanaman dari 5 varietas/genotipe yaitu Yuvita F1, Provita F1, Hitavi F1, TP15673, TP15787. Analisis dilakukan menggunakan aplikasi STAR untuk analisis cluster dan uji T student. Hasil. Hasil uji T menunjukkan bahwa peningkatan ploidi berpengaruh pada morfologi dan anatomi tanaman terung. Pada varietas Provita terdapat perbedaan nyata pada tinggi tanaman dan diameter pangkal batang. Varietas Yuvita terdapat perbedaan nyata pada tinggi tanaman, diameter pangkal batang, panjang daun, lebar daun, dan panjang buah. Varietas Hitavi terdapat perbedaan nyata pada tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, diameter bunga, panjang buah dan bobot biji. Varietas TP15673 terdapat perbedaan nyata pada tinggi tanaman, Panjang daun, lebar daun, diameter bunga, dan panjang buah. Varietas TP15787 terdapat perbedaan nyata pada tinggi tanaman, diameter pangkal batang, Panjang daun, lebar daun, diameter bunga, dan panjang buah. Analisis cluster menunjukkan tingkat kemiripan morfologi tertinggi pada cluster ungu dan terendah pada cluster biru. Tanaman diploid dan dh memiliki kromosom lengkap sedangkan tanaman haploid hanya 1 set kromosom. Pada tanaman diploid dan doubled haploid terdapat polen sedangkan tanaman haploid tidak terdapat polen. Kesimpulan. Terdapat perbedaan yang signifikan pada karakter morfologi dan anatomi antara tanaman diploid, haploid, dan doubled haploid. Cluster ungu memiliki tingkat kemiripan morfologi tertinggi dan terendah pada cluster biru. Tanaman diploid dan haploid memiliki kromosom yang lengkap sedangkan haploid hanya satu set kromosom. Tanaman diploid dan doubled haploid memiliki polen sedangkan tanaman haploid tidak memiliki polen.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | doubled haploid; haploid; kromosom; |
| Subjects: | S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 07:21 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 07:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55500 |
