WANDI, WANDI (2026) Digitalisasi Situs Arkeologi Kawasan Geopark Walennae Berbasis Sistem Informasi Geografi = Digitization of Archaeological Sites in the Walennae Geopark Area Based on Geographic Information System. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
F071221039-9iFKjN6qgUoWs2nx-20260221180755.jpg
Download (316kB) | Preview
F071221039-1-2.pdf
Download (351kB)
F071221039-dp.pdf
Download (58kB)
F071221039-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 February 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kawasan Geopark Walennae yang meliputi Kabupaten Bone, Soppeng, dan Wajo, yang saat penelitian ini sementara proses untuk menjadi geopark nasional, memiliki potensi warisan budaya yang tinggi. Namun, potensi ini terkendala oleh data arkeologi yang masih tersebar dalam berbagai literatur terpisah dan belum terintegrasi secara spasial, sehingga menyulitkan akses publik terhadap informasi yang komprehensif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi dan sebaran situs-situs arkeologi pada Kawasan Geopark Walennae dan merancang platform digital berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk penyajian informasi yang interaktif. Metode. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan sistem dengan arsitektur hybrid yang mengintegrasikan basis data spasial berbasis cloud dengan antarmuka aplikasi seluler Android. Data dihimpun melalui inventarisasi data sekunder dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX dan studi literatur serta pengumpulan data lapangan. Hasil. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi dan mendigitalisasi data spasial sebanyak 107 situs arkeologi. Pola sebaran situs menunjukkan konsentrasi spesifik: Kabupaten Bone mendominasi dengan 59 situs yang berkarakteristik gua-gua prasejarah, Kabupaten Soppeng dengan 29 situs yang kental dengan tradisi megalitik, dan Kabupaten Wajo dengan 19 situs yang didominasi tinggalan masa Islam. Rentang kronologis situs bervariasi dari masa Paleolitik hingga Kolonial. Luaran penelitian ini berupa aplikasi digital bernama "Walennae Site" yang menyajikan visualisasi peta digital, informasi detail situs, dan fitur navigasi. Kesimpulan. Digitalisasi ini menjadi solusi teknis untuk menjembatani kesenjangan akses data arkeologi, yang berpotensi mendukung edukasi publik serta memperkuat aspek keragaman budaya yang dapat menjadi nilai tambah dalam penetapan kawasan Walennae sebagai geopark nasional.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Arkeologi, Digitalisasi, Geopark Walennae, Sistem Informasi Geografis (SIG), Android. |
| Subjects: | C Auxiliary Sciences of History > CC Archaeology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Arkeologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 05:35 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 05:35 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55481 |
