TOTO, MUH. PUTRA (2026) Analisis efektivitas Bungker Jepang dari Masa Perang Pasifik di Kecamatan Tinggimoncong melalui Perspektif Analisis Medan Militer = An analysis of the effectiveness of Japanese bunkers from the pacific war period in Tinggimoncong District through a military terrain analysis. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
F071191053-tXyzKDpbwOiGH639-20260226200035.jpg
Download (430kB) | Preview
F071191053-1-2.pdf
Download (958kB)
F071191053-dp.pdf
Download (222kB)
F071191053-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 February 2028.
Download (15MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Terdapat banyak contoh arkeologis yang menunjukkan bagaimana perang dunia II meninggalkan jejak bukan hanya dalam alur narasi sejarah semata melainkan juga dalam bentuk material. Di banyak wilayah, khususnya di area sekitaran samudera pasifik, banyak kajian-kajian arkeologis yang dilakukan untuk melihat tinggalan militer ini bukan hanya sebagai pelajaran akan sejarah masa lalu tetapi juga memahami signifikansi antara bukti material dan lokasi tempatnya berada. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kembali bagaimana struktur-struktur tersebut dapat muncul sebagai sebuah interaksi manusia dalam memanfaatkan fitur alamiah medan, yang diterapkan dalam sebuah konteks peperangan dengan menilai fungsi taktis masing-masing titik pertahanan dalam sistem defensif yang lebih luas, serta menguji sejauh mana pola penyebarannya selaras dengan prinsip KOCOA sebagai perangkat analisis medan militer dalam sebuah kajian arkeologi konflik. Metode. Kajian dilakukan melalui survei arkeologis pada tinggalan fisik, pemetaan elevasi, dokumentasi spasial, analisis visibilitas, perekaman fotografis, serta kajian pustaka mengenai jejak operasi militer Jepang dan penelitian yang telah dilakukan di wilayah ini juga yang memiliki objek kajian serupa dalam bidang arkeologi. keseluruhan proses diintegrasikan dengan kerangka KOCOA untuk menafsirkan konteks spasial dan fungsi militernya. Hasil. Terdapat kecenderungan kuat bahwa struktur ditempatkan pada posisi bernilai taktis seperti punggungan untuk observasi, jalur utama sebagai rute pendekatan, dan tepian sungai sebagai perlindungan alami, yang secara keseluruhan mengontrol akses menuju Malino. Kesimpulan. Pola penyebaran ini mencerminkan strategi persiapan oleh pasukan Jepang terhadap potensi invasi Sekutu dan mencerminkan relevansi arkeologi konflik, khususnya melalui KOCOA, dalam memahami lanskap perang dan sistem pertahanan bersejarah.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Arkeologi konflik; Perang Pasifik; Landskap militer; Analisis spasial; Struktur pertahanan |
| Subjects: | C Auxiliary Sciences of History > CC Archaeology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Arkeologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 02:54 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 02:54 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55473 |
