SYARIF, NUR APNI (2026) STRUKTUR KOMUNITAS IKTIOFAUNA DI PERAIRAN BENDUNGAN BENTENG, KABUPATEN PINRANG, SULAWESI SELATAN = Ichthyofauna Community Structure in the Waters of the Dam Bentang, Pinrang Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L021221049-Cover.png
Download (117kB) | Preview
L021221049-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (325kB)
L021221049-dp(FILEminimizer).pdf
Download (263kB)
L021221049-fullllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 January 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
NUR APNI SYARIF, Struktur Komunitas Iktiofauna di Perairan Bendungan Benteng, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dibimbing oleh Sharifuddin Bin Andy Omar. Latar belakang. Bendungan Benteng merupakan salah satu perairan buatan yang dimanfaatkan sebagai sumber irigasi persawahan dan lokasi penangkapan ikan, terutama saat pintu bendungan dibuka yang menunjukkan adanya potensi keanekaragaman ikan. Namun, informasi mengenai struktur komunitas ikan di perairan ini masih terbatas, sehingga diperlukan kajian iktiofauna untuk mengetahui kondisi ekologi perairan serta mendukung upaya pengelolaan yang berkelanjutan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi dan menganalisis struktur komunitas di perairan Bendungan Benteng, meliputi komposisi jenis, kelimpahan dan indeks ekologi komunitas ikan. Metode. Penelitian dilakukan di perairan Bendungan Benteng, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan dari bulan Mei hingga Juli 2025. Sampel ikan yang didapatkan berdasarkan hasil tangkapan masyarakat saat pintu bendungan terbuka. Analisis data meliputi kelimpahan relatif, indeks keanekaragaman (H’), indeks keseragaman (E), indeks dominansi (D), serta indeks kesamaan (similarity index). Data diolah menggunakan Microsoft Excel versi 2019. Hasil. Selama penelitian didapatkan 11 spesies ikan dari 9 famili dengan total 1486 ekor, kelimpahan tertinggi didapatkan pada spesies Barbonymus gonionotus (83.78%). Nilai indeks keanekaragaman (H’ < 2.3) menunjukkan tekanan ekologi tinggi mengindikasikan distribusi spesies tidak merata karena adanya dominasi spesies tertentu. Sementara itu, indeks keseragaman berada pada tekanan ekologi rendah dan indeks dominansi menunjukkan tekanan ekologi tinggi akibat tingginya dominasi oleh spesies tertentu, sedangkan indeks kesamaan berada pada kisaran 0.70-0.80, mengindikasikan komposisi spesies yang didapatkan relatif sama. Kesimpulan. Komunitas ikan di Bendungan Benteng berada pada tekanan ekologi tinggi berdasarkan indeks keanekaragaman dan indeks dominansi, dengan struktur komunitas yang didominasi oleh satu spesies. Sementara itu, indeks keseragaman menunjukkan adanya tekanan ekologi rendah, sedangkan indeks kesamaan masuk ke dalam katerogi mirip hingga sangat mirip antarwaktu pengambilan sampel.
Kata kunci: struktur komunitas; iktiofauna; indeks ekologi; Bendungan Benteng; Kabupaten Pinrang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Community structure; ichthyofauna; ecological indices; Benteng Dam; Pinrang Regency. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 01:18 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 01:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55336 |
