Analisis Gastrodiplomasi Terhadap Hubungan Masyarakat Tiongkok dengan Inggris = Gastrodiplomacy Analysis of Chinese-British Relations


ILHAM, FAIZAH ALMAS CANTIKA (2025) Analisis Gastrodiplomasi Terhadap Hubungan Masyarakat Tiongkok dengan Inggris = Gastrodiplomacy Analysis of Chinese-British Relations. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
E061211069-8NAlujyJLdBC7pxR-20260220215754.jpg

Download (264kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
E061211069-1-2.pdf

Download (362kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
E061211069-dp.pdf

Download (231kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
E061211069-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 February 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Faizah Almas Cantika Ilham, (E061211069). “Analisis Gastrodiplomasi terhadap Hubungan Masyarakat Tiongkok dengan Inggris”, di bawah bimbingan Drs.M. Imran Hanafi, MA, M.Ec., pada Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Hasanuddin. Studi ini menganalisa peranan Chinese food sebagai salah satu instrumen dari gastrodiplomasi Tiongkok dalam bagaimana memperluas pengaruh budaya beserta dampaknya terhadap hubungan antara masyarakat Tiongkok dengan Inggris. Tujuannya studi ini yakni guna memahami strategi Tiongkok dalam pemanfaatan Chinese food yang menjadi bagian dari diplomasi budaya, serta mengkaji dampaknya terhadap interaksi sosial, perubahan persepsi, dan hubungan sosial budaya di Inggris. Metodologi riset dipakai pada studi ini ialah metodologi kualitatif dengan pendekatannya studi literatur, melalui penelaahan sumber akademik, jurnal ilmiah, serta dokumen pendukung yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasahnya Chinese food memiliki peran sebagai medium diplomasi budaya yang efektif, inklusif, dan memiliki dampak berkepanjangan yang diwujudkan melalui proses adaptasi kuliner, dukungan kebijakan budaya, dan bagaimana integrasi ke dalam kehidupan masyarakat Inggris. Dampak dari proses tersebut memperlihatkan bahwa terdapat peningkatan interaksi lintas budaya, berkurangnya stereotip terhadap budaya Tiongkok, dan terbentuknya relasi sosial yang lebih terbuka serta berkelanjutan antara masyarakat Tiongkok dengan Inggris. Chinese food tidak hanya mempunyai fungsi sebagai praktik konsumsi, namun modal relasi sosial serta instrumen strategis dalam memperkuat hubungan sosial budaya di tengah dinamika globalisasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Chinese food, gastrodiplomasi, diplomasi budaya, hubungan sosial budaya, Tiongkok–Inggris
Subjects: J Political Science > JZ International relations
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 22 Apr 2026 06:58
Last Modified: 22 Apr 2026 06:58
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55312

Actions (login required)

View Item
View Item