SARI, DEWI NOVITA (2025) STRATEGI ADAPTIF PEMBERIAN CHEWING GUM UNTUK MENGURANGI RASA HAUS DAN XEROSTOMIA PADA PASIEN ADHF DENGAN PEMBATASAN CAIRAN KETAT = Adaptive Strategy of Chewing Gum Administration to Reduce Thirst and Xerostomia in ADHF Patients with Strict Fluid Restriction. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R014241007-9zjCsX6cZTEANRf3-20250929113640.jpeg
Download (315kB) | Preview
R014241007-1-2.pdf
Download (180kB)
R014241007-dp.pdf
Download (123kB)
R014241007-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 July 2027.
Download (958kB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang: Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) merupakan salah satu penyebab utama rawat inap dan kematian pada pasien penyakit jantung kronis. Pasien dengan ADHF umumnya mengalami hypervolemia akibat gangguan fungsi pompa jantung sehingga memerlukan pembatasan cairan ketat. Meskipun efektif secara klinis, pembatasan ini sering menimbulkan rasa haus berlebihan dan xerostomia yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kepatuhan terhadap pembatasan cairan. Oleh karena itu, perlu dilakukan strategi yang dapat mengurangi rasa haus dan xerostomia pada pasien. Tujuan: Mendeskripsikan respon klinis pasien ADHF dengan pembatasan cairan ketat terhadap intervensi pemberian chewing gum dalam mengurangi rasa haus dan xerostomia di ruang High Care Unit (HCU) RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Kota Makassar. Metode: Pasien diberikan intervensi berupa pengunyahan permen karet xylitol rasa cool mint selama 10 menit, 6 kali per hari selama 3 hari. Evaluasi rasa haus dan xerostomia dilakukan menggunakan Thirst Distress Scale (TDS) dan Summated Xerostomia Inventory (SXI) Hasil: Evaluasi selama intervensi, pasien tidak mengalami keluhan dan mampu mengikuti prosedur secara konsisten. Hasil pengkajian menunjukkan adanya penurunan skor Thirst Distress Scale (TDS) dari 33 (berat) menjadi 31 (berat) dan skor Summated Xerostomia Inventory (SXI) dari 18 (berat) menjadi 16, (sedang). Konsumsi cairan pasien tetap terjaga antara 650–700 ml/hari. Kesimpulan: Chewing gum dapat menjadi strategi adaptif non-farmakologis yang sederhana, aman, dan membantu mengurangi keluhan haus dan xerostomia pada pasien ADHF dengan pembatasan cairan. Meskipun penurunan skor TDS dan SXI masih dalam kategori sedang- berat, potensi perbaikan dapat lebih besar bila dilakukan secara jangka panjang dan konsisten.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Acute Decompensated Heart Failure (ADHF), Chewing gum, Pembatasan cairan, Rasa haus, Xerostomia |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Profesi Keperawatan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 03:15 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 03:15 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55251 |
