MUAFI, MUHAMMAD SADDAN (2026) Analisis Kualitas Air Laut di Beberapa Tipe Ekosistem Perairan Pulau Barrangcaddi, Kepulauan Spermonde, Kota Makassar, Sulawesi Selatan = Analysis of Seawater Quality across Several Ecosystem Types in the Waters of Barrangcaddi Island, Spermonde Archipelago, Makassar City, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L011201097-Cover.jpg
Download (347kB) | Preview
L011201097-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (240kB)
L011201097-dp(FILEminimizer).pdf
Download (215kB)
L011201097-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 9 March 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Muhammad Saddan Muafi Analisis Kualitas Air Laut di Beberapa Tipe Ekosistem Perairan Pulau Barrangcaddi, Kepulauan Spermonde, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Rahmadi Tambaru, M.Si). Latar Belakang. Kualitas air laut merupakan faktor penting yang menentukan kestabilan dan fungsi ekosistem Perairan, khususnya pada ekosistem terumbu karang, padang lamun, dan laut lepas di Kepulauan Spermonde yang rentan terhadap tekanan alamiah maupun aktivitas manusia. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas air pada beberapa tipe ekosistem (PL = padang lamun, TK = terumbu karang, LL = laut lepas) di perairan Pulau Barrangcaddi serta mengidentifikasi parameter pembeda antar karakteristik ekosistem. Metode. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga stasiun (PL, TK, LL) dengan tiga ulangan. Parameter yang diukur meliputi parameter fisika 1suhu, 2salinitas, 3kecepatan arus, 4kekeruhan, 5pH, 6oksigen terlarut (DO), serta nutrien (7amonia, 8nitrat, 9nitrit, 10fosfat). Analisis data dilakukan secara deskriptif, uji beda antar stasiun menggunakan One Way ANOVA atau Kruskal Wallis (dengan uji lanjut Tukey untuk ANOVA dan uji lanjut Pairwise Comparison untuk Kruskals), serta PCA untuk melihat pengelompokan parameter penciri tiap ekosistem. Hasil. Nilai 1Suhu (29,03-29,37°C) dan 2salinitas (31,33-32,67 ppt) tidak berbeda signifikan (p>0,05). 3kecepatan arus (0,07-0,43 m/s) dan 4Kekeruhan (0,493-0,634 NTU) tidak berbeda signifikan (p>0,05). 5pH berkisar 7,68-7,82 dan berbeda signifikan antar stasiun (p<0,05) dengan perbedaan utama pada pasangan PL-TK. 6DO berkisar 5,08-6,33 mg/L dan berbeda signifikan (p<0,05), dengan nilai tertinggi di TK. Nutrien menunjukkan pola menonjol: 7amonia (0,749-0,975 mg/L), 8nitrat (0,140-0,171 mg/L), dan 9nitrit (0,025-0,120 mg/L) berbeda signifikan antar stasiun (p<0,05), sedangkan 10fosfat (0,047-0,064 mg/L) tidak berbeda signifikan (p>0,05). Secara umum, 5pH, 6DO, dan 4kekeruhan masih berada dalam kisaran baku mutu biota laut, namun beberapa nutrien (7amonia, 8nitrat, 9nitrit, 10fosfat) terindikasi melebihi ambang baku mutu. Hasil PCA menunjukkan karakteristik ekosistem: LL dicirikan oleh 4kekeruhan dan 3arus dengan karakteristik hidrodinamika, TK dicirikan oleh 6DO, 1suhu, 10fosfat, 9nitrit, dan 7amonia dengan karakteristik produktivitas/aktivitas biogeokimia (5pH dan 2salinitas sebagai pendukung), sedangkan PL paling spesifik dicirikan oleh 8nitrat dengan karakteristik akumulasi/retensi nitrogen. Kesimpulan. Perairan Pulau Barrangcaddi menunjukkan perbedaan kualitas air antar ekosistem terutama pada 5pH, 6DO, serta beberapa nutrien nitrogen; terumbu karang memiliki 6DO tertinggi, padang lamun ditandai oleh dominasi 8nitrat, dan laut lepas dicirikan oleh 4kekeruhan.
Kata kunci: kualitas air, terumbu karang, padang lamun, laut lepas, nutrien, Pulau Barrangcaddi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Water quality, coral reef, seagrass meadow, offshore waters, nutrients, Barrangcaddi Island. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 01:14 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 01:14 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55235 |
