Representasi Narasi Hubungan Romantis Generasi Z di Media Sosial (Sebuah Studi Netnografi) = Representation of Romantic Relationship Narratives on Social Media (A Nethnography Study)


GAZALI, MUH. IKHLAS SATAR (2026) Representasi Narasi Hubungan Romantis Generasi Z di Media Sosial (Sebuah Studi Netnografi) = Representation of Romantic Relationship Narratives on Social Media (A Nethnography Study). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
E071221013-HnmlxyuEphIJLDtZ-20260305124316.jpeg

Download (150kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
E071221013-1-2.pdf

Download (221kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
E071221013-Dp.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
E071221013-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 January 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK MUH. IKHLAS SATAR GAZALI. Representasi Narasi Hubungan Romantis di Media sosial (Sebuah Studi Netnografi) (Dibimbing oleh Dr. Ahmad Ismail Guntur, S.Sos.,M.Si) Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana Generasi Z di Universitas Hasanuddin, Makassar merepresentasikan hubungan romantis mereka melalui media sosial. Menggunakan pendekatan Netnogarfi dengan kombinasi etnografi visual, penelitian ini mengungkap kompleksitas motivasi, dinamika, dan konstruksi hubungan romantis di era digital. Temuan menunjukkan bahwa motivasi memposting konten romantis meliputi dokumentasi momen, kompetisi sosial, deklarasi status hubungan, dan pertimbangan estetika digital. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai wadah representasi, tetapi secara aktif membentuk praktik relasional melalui algoritma yang memicu kecemburuan, overthinking, dan pengawasan digital pasif. Konten yang dikonsumsi menciptakan standar hubungan yang tidak realistis dan berdampak signifikan terhadap kesehatan mental, terutama pasca-putus cinta. Penelitian ini mengonfirmasi relevansi teori Liquid Love (Bauman), Alone Together (Turkle), dan Simulakra-Hiperrealitas (Baudrillard) dalam memahami transformasi hubungan romantis Gen Z. Cinta menjadi lebih cair dan fleksibel, koneksi digital menciptakan paradoks kesepian di tengah keterhubungan, dan representasi visual menghasilkan hiperrealitas yang lebih dominan daripada pengalaman otentik. Temuan ini menegaskan bahwa representasi hubungan romantis Gen Z di media sosial merupakan fenomena sosial-budaya kompleks yang mencerminkan transformasi fundamental dalam cara intimacy dibangun, dijalani, dan dimaknai di era digital, khususnya dalam konteks Gen Z yang hidup di persimpangan antara nilai lokal dan kultur global.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Generasi Z, hubungan romantis, media sosial, Netnografi, representasi digital, hiperrealitas
Subjects: J Political Science > J General legislative and executive papers
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Sosial
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 21 Apr 2026 01:00
Last Modified: 21 Apr 2026 01:00
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55233

Actions (login required)

View Item
View Item