KHAERANY, RIZKY (2025) ADOPSI CARBON MANAGEMENT ACCOUNTING DI INDONESIA DENGAN ENVIRONMENTAL MANAGEMENT SYSTEM SEBAGAI VARIABEL MODERASI = ADOPTION OF CARBON MANAGEMENT ACCOUNTING IN INDONESIA WITH ENVIRONMENTAL MANAGEMENT SYSTEM AS A MODERATING VARIABLE. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
A062232032-Cover.jpeg
Download (371kB) | Preview
A062232032-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (808kB)
A062232032-dp(FILEminimizer).pdf
Download (174kB)
A062232032-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 22 December 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Tingginya tekanan regulasi dan tuntutan transparansi emisi mendorong perusahaan sektor energi, khususnya industri pertambangan batu bara sebagai penyumbang emisi terbesar di Indonesia, untuk memperkuat praktik pengelolaan karbon melalui adopsi Carbon Management Accounting (CMA). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh green strategy, perceived environmental uncertainty, dan environmental consciousness terhadap adopsi CMA, serta menguji peran Environmental Management System (EMS) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 109 responden dari 22 perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh positif signifikan terhadap adopsi CMA, sementara EMS terbukti memperkuat pegaruh ketiga variabel tersebut terhadap adopsi CMA. Secara konseptual, temuan ini menunjukkan bahwa green strategy yang terintegrasi menghasilkan kebutuhan informasi karbon yang lebih sistematis, sehingga mempercepat adopsi CMA sebagai mekanisme pengukuran dan pelaporan emisi. Perceived environmental uncertainty meningkatkan kebutuhan perusahaan atas alat pengendalian yang adaptif seperti CMA, dan environmental consciousness mendorong internalisasi nilai keberlanjutan dalam proses operasional perusahaan sehingga mendorong perusahaan untuk mengadopsi CMA. Peran moderasi EMS menunjukkan bahwa perusahaan dengan sistem manajemen lingkungan yang lebih matang cenderung menerjemahkan green strategy secara lebih operasional melalui pengukuran dan pelaporan karbon yang lebih sistematis; perceived environmental uncertainty direspons tidak hanya melalui kewaspadaan strategis, tetapi juga melalui peningkatan akurasi dan konsistensi data karbon; serta environmental consciousness yang tinggi lebih efektif dikonversi menjadi praktik CMA ketika perusahaan memiliki prosedur, audit, dan evaluasi lingkungan yang terstruktur. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa faktor strategis, perseptual, dan kapabilitas sistemik berperan penting dalam meningkatkan efektivitas adopsi CMA di perusahaan intensif karbon.
Keyword : Adopsi Carbon Management Accounting; green strategy; perceived environmental uncertainty; environmental consciousness; Environmental Management System.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Adopsi Carbon Management Accounting; green strategy; perceived environmental uncertainty; environmental consciousness; Environmental Management System. |
| Subjects: | H Social Sciences > HC Economic History and Conditions |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ekonomi > Akuntansi |
| Depositing User: | S.Sos Rasman - |
| Date Deposited: | 21 Apr 2026 00:27 |
| Last Modified: | 21 Apr 2026 00:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55219 |
