Karakteristik Tanah Berkembang dari Batuan Induk Batugamping di Kawasan Karts Maros: Analisis Berdasarkan Metode Visual Evaluation of Soil Structure = Characteristics of Soil Developed from Limestone Parent Rock in the Maros Karts Area: Analysis Based on the Visual Evaluation of Soil Structure Method


ABDULLAH, MAHA RANI (2025) Karakteristik Tanah Berkembang dari Batuan Induk Batugamping di Kawasan Karts Maros: Analisis Berdasarkan Metode Visual Evaluation of Soil Structure = Characteristics of Soil Developed from Limestone Parent Rock in the Maros Karts Area: Analysis Based on the Visual Evaluation of Soil Structure Method. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G051211005-pBy9Pi0UxnLDhMW8-20250815141149.jpg

Download (434kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G051211005-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G051211005-dp.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
G051211005-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 July 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Tanah yang berkembang dari batugamping khususnya di kawasan karst Maros memiliki sifat fisik-kimia khas yang penting dipahami, termasuk karakteristik struktur tanahnya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mempelajari karakteristik struktur tanah di kawasan karst Maros yang berkembang dari batugamping dengan tipe penggunaan lahan belukar, sawah, dan hutan menggunakan metode Visual Evaluation of Soil Structure. Metode. Penelitian ini dirancang dengan metode semi kuantitatif. Struktur tanah diamati berdasarkan Visual Evaluation of Soil Structure (VESS) pada masing-masing penggunaan lahan (belukar, sawah, dan hutan) di Kelurahan Leang-leang, Kabupaten Maros. Kandungan karbon organik dianalisa dengan metode walkley and black, kerapatan isi dengan volumetric cylinder, konduktivitas hidrolik dengan constant head, porositas dengan calculation from partickel and bulk density, mineral liat dengan XRD dan aplikasi Match-4, tekstur dengan hydrometer, dan pH dengan pH meter. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan struktur tanah baik ditemukan pada lahan hutan dengan skor VESS (1,4–2), sawah memiliki skor sedang (2,3–2,4), sedangkan belukar skor tinggi (3–4), mengindikasikan tanah lebih padat dan kurang mendukung pertumbuhan akar. Tekstur tanah didominasi oleh lempung berdebu dengan mineral liat dominan illite, kaolinite, montmorillonite, dan chlorite. Kesimpulan. Metode VESS efektif menilai kualitas struktur tanah di kawasan karst Maros. Lahan hutan tidak memerlukan perubahan pengelolaan, sawah perlu perbaikan untuk mencegah degradasi, dan belukar membutuhkan perbaikan segera akibat pemadatan tanah. Perbedaan ini dipengaruhi oleh penggunaan lahan, pengelolaan tanah, vegetasi, dan bahan organik. Metode ini memberikan informasi penting untuk pengelolaan lahan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan pengelolaan tanah, vegetasi, dan sifat fisik-kimia tanah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: agregat tanah; evaluasi kualitas struktur tanah, tutupan lahan;kualitas fisik tanah; batu kapur; mamajemen lahan
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 20 Apr 2026 07:17
Last Modified: 20 Apr 2026 07:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55211

Actions (login required)

View Item
View Item