ANUGERAH, DIRFAN (2025) Infiltrasi Air di Kampus Universitas Hasanuddin, Hubungannya dengan Jenis Tutupan Lahan = Water Infiltration in Hasanuddin University Campus, Its Relationship with Types of Land Cover. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
G051211011-AikIQnem6r82JGL9-20250815140949.jpg
Download (415kB) | Preview
G051211011-1-2.pdf
Download (821kB)
G051211011-dp.pdf
Download (204kB)
G051211011-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 July 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Universitas Hasanuddin dikenal sebagai kampus hijau, memiliki luas 220 hektar, yang terdiri dari berbagai tutupan lahan dan memiliki danau sebagai daerah resapan air. Namun kenyataan menunjukkan, di kampus ini sering juga terjadi banjir. Banjir dan genangan air terjadi di beberapa bagian kampus selama musim hujan. Banjir terjadi ketika curah hujan melampaui kapasitas tanah menginfiltrasikan air. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengukur kapasitas infiltrasi air pada tanah di areal Kampus Universitas Hasanuddin, menghubungkannya dengan jenis tutupan lahan. Metode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Laju infiltrasi diukur menggunakan double ring infiltrometer. Kandungan C-organik dianalisa dengan metode Walkley and Black, tekstur tanah dengan hidrometer, kerapatan isi dengan volumetric cylinder, konduktivitas hidrolik dengan constant head, porositas dengan calculation from particle and bulk density. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan laju infiltrasi tertinggi terjadi pada tutupan lahan hutan kota dengan rata-rata 28,16 cm jam⁻¹ (sangat cepat). Selanjutnya lahan pertanian memiliki laju infiltrasi 22,49 cm jam⁻¹ (cepat), dan terendah yaitu taman sebesar 9,17 cm jam⁻¹ (agak cepat). Infiltrasi kumulatif tertinggi terjadi pada tutupan hutan kota sebesar 113,27 cm, diikuti lahan pertanian sebesar 94,28 cm, kemudian terendah pada taman sebesar 28,71 cm. Hasil analisis menunjukkan laju infiltrasi memiliki hubungan negatif kuat terhadap kerapatan isi (r = -0,9) dan hubungan sedang terhadap C-organik (r = 0,48). Kesimpulan. Tingkat infiltrasi air di kampus Universitas Hasanuddin bervariasi dari agak cepat (9,17 cm jam⁻¹), cepat (22,49 cm jam⁻¹), dan sangat cepat (28,16 cm jam⁻¹) tergantung tutupan lahannya. Namun, karakteristik tanah juga ikut berperan seperti kerapatan isi, C-organik, dan porositas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kapasitas infiltrasi; model Horton; vegetasi penutup; genangan air; resapan air; kampus hijau |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 07:02 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 07:02 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55210 |
