Cystitis Pada Kucing Domestik di Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Hasanuddin, Makassar = Cystitis in Domestic Cat at Hasanuddin Veterinary Teaching Hospital, Makassar


TRIWINARSIH, ANDI NURABRAR (2026) Cystitis Pada Kucing Domestik di Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Hasanuddin, Makassar = Cystitis in Domestic Cat at Hasanuddin Veterinary Teaching Hospital, Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
C024241017-zP8uDh9672RY4IHU-20260123085325.jpg

Download (270kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
C024241017-1-2.pdf

Download (867kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
C024241017-dp.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
C024241017-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 January 2028.

Download (769kB)

Abstract (Abstrak)

Cystitis adalah penyakit inflamasi pada Vesica urinaria yang disebabkan oleh agen infeksi dan non infeksi. Tujuan dari laporan kasus ini untuk mengetahui etiologi, faktor predisposisi, patogenesis, pemeriksaan lanjutan, diagnosis, prognosis, diferensial diagnosis, serta penanganan dan pengobatan cystitis. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan umum (sinyalemen dan anamnesis), pemeriksaan fisik dan klinis, pemeriksaan lanjutan (USG, hematologi, urinalisis, dan kultur bakteri), serta penanganan dan pengobatan. Pasien bernama Abon datang dengan keluhan belum urinasi selama 3 hari. Hasil pemeriksaan fisik dan klinis menunjukkan CRT melambat (3 detik) dan distensi pada abdomen. USG menunjukkan adanya serpihan hiperekoik di Vesica urinaria dan ketidakaturan pada dindingnya. Hasil hematologi menunjukkan peningkatan MCV (60.2 fL), serta penurunan hemoglobin (8.3 g/dL), MCHC (279 g/L), dan PCT (0.025%). Urinalisis mencakup evaluasi fisik, natif, dan dipstik. Uji natif urin ditemukan peningkatan kristal struvit (±75 kristal/HPF). Uji dipstik urin dengan pH basa (7.5), dan protein yang tinggi (3.0). Kultur bakteri tidak menunjukkan pertumbuhan koloni di media NA. Penanganan dilakukan dengan pemasangan kateter, terapi cairan, dan diet pakan. Pengobatan dengan antibiotik, anti inflamasi, vitamin, dan imunomodulator. Hari ke-7 setelah penanganan, pasien menunjukkan peningkatan dan kestabilan kondisi fisik sehingga kateter dilepas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Cystitis, distensi, kristal struvit, Vesica urinaria, kateter
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Profesi Dokter Hewan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 15 Apr 2026 00:54
Last Modified: 15 Apr 2026 00:54
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55117

Actions (login required)

View Item
View Item