Karakteristik Sifat Kualitatif Kambing Hybrid Jeneponto Berdasarkan Perbedaan Zona Agro-Ekologi = Qualitative Characteristics of Jeneponto Hybrid Goats Based on Differences in Agro-Ecological Zones


ASTIKA, ASTIKA (2025) Karakteristik Sifat Kualitatif Kambing Hybrid Jeneponto Berdasarkan Perbedaan Zona Agro-Ekologi = Qualitative Characteristics of Jeneponto Hybrid Goats Based on Differences in Agro-Ecological Zones. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
I011211062-IDwn0q5o3Gy1OETp-20250819175750.jpg

Download (401kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
I011211062-1-2.pdf

Download (220kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
I011211062-dp.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
I011211062-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 August 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ASTIKA. Karakteristik sifat kualitatif kambing hybrid Jeneponto berdasarkan perbedaan Zona agro-ekologi. (dibimbing oleh Muhammad Ihsan A. Dagong). Ternak kambing merupakan ruminansia kecil yang mempunyai arti besar bagi masyarakat kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan yang memiliki total populasi sebanyak 49.878 ekor pada tahun 2024. Kondisi agro-ekologi di Jeneponto menuntut peternak untuk berinovasi dalam mengembangkan populasi kambing dan mempertahankan kualitasnya dengan melakukan persilangan antara Kambing Kacang dan Peranakan Etawa (PE) untuk menghasilkan kambing hybrid. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sifat kualitatif kambing hybrid Jeneponto. Dilaksanakan dengan 124 ekor kambing hybrid di dataran rendah dan 81 ekor dataran tinggi secara de skriptif dengan 4 parameter pengataman (Tanduk, Bentuk Muka, Bentuk Telinga, dan Wattles/Klokjes) dengan analisis Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi Tanduk (0,002), Bentuk Muka (0,040), Bentuk Telinga (0,005), dan Wattles/Klokjes (<0,006) yang mengindikasikan bahwa ke-4 parameter memiliki nilai signifikansi (P<0,05) artinya terdapat perbedaan signifikan antara kambing dari dua zona agroekologi yang menandakan adanya variasi genetik lokal dalam populasi kambing Hybrid tersebut. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kambing hybrid di Zona Agro-ekologi Kabupaten Jeneponto secara alamiah hanya disebabkan oleh faktor genetik dan secara kebetulan terjadi secara signifikan dan linear dalam dua zona berbeda di dataran rendah dan dataran tinggi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ke-4 parameter adalah karakter genetik yang diturunkan dari induk ke anak berdasarkan pola pewarisan yang jelas dan tidak berubah akibat faktor lingkungan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kambing Kacang, Kambing PE, Sifat Kualitatif, Zona Agroekologi
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 14 Apr 2026 07:00
Last Modified: 14 Apr 2026 07:00
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55087

Actions (login required)

View Item
View Item