RESILIENSI SOSIAL KOMUNITAS PETANI PADI SAWAH DALAM MENGHADAPI DAMPAK SOSIAL EKONOMI PASCA BEROPERASINYA PT SEMEN DI DESA BARUGA KECAMATAN BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS = SOCIAL RESILIENCE OF THE RICE FARMING COMMUNITY IN COPING WITH THE SOCIO-ECONOMIC IMPACT OF PT SEMEN'S OPERATIONS IN BARUGA VILLAGE, BANTIMURUNG DISTRICT, MAROS REGENCY


TOMAPPALEWAI, ANDI MUHAMMAD KEMAL DUDAYEF (2025) RESILIENSI SOSIAL KOMUNITAS PETANI PADI SAWAH DALAM MENGHADAPI DAMPAK SOSIAL EKONOMI PASCA BEROPERASINYA PT SEMEN DI DESA BARUGA KECAMATAN BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS = SOCIAL RESILIENCE OF THE RICE FARMING COMMUNITY IN COPING WITH THE SOCIO-ECONOMIC IMPACT OF PT SEMEN'S OPERATIONS IN BARUGA VILLAGE, BANTIMURUNG DISTRICT, MAROS REGENCY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E031211027-P6zlcEMaZtXKVFk4-20251008162358.jpeg

Download (100kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E031211027-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E031211027-dp.pdf

Download (62kB)
[thumbnail of Fulltex] Text (Fulltex)
E031211027-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 October 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang, Keberadaan industri semen di Desa Baruga menimbulkan dampak sosial-ekonomi yang signifikan terhadap komunitas petani padi sawah. Perubahan lingkungan, penurunan produktivitas pertanian, dan tantangan dalam mengakses sumber produksi membuat ketahanan sosial-ekonomi petani semakin rentan. Tujuan, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial-ekonomi yang dirasakan petani padi sawah akibat beroperasinya PT Semen serta untuk mengkaji kondisi resiliensi sosial petani melalui aspek kapasitas adaptif, dukungan sosial, dan akses terhadap teknologi dan informasi. Metode, Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 83 responden yang berasal dari 14 kelompok tani. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kondisi sosial-ekonomi dan resiliensi sosial petani. Hasil, Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sosial jumlah petani aktif menurun karena faktor usia dan peralihan generasi muda ke sektor industri, meskipun solidaritas sosial masih kuat. Dari aspek lingkungan, aktivitas industri berdampak pada pencemaran udara, kebisingan, serta penurunan kualitas air irigasi. Secara ekonomi, terjadi penurunan produktivitas pertanian dan peningkatan gagal panen akibat banjir dan cuaca ekstrem. Namun demikian, resiliensi sosial petani tetap terjaga melalui diversifikasi pendapatan, kontribusi anggota keluarga, solidaritas antarpetani, dukungan dari pemerintah/LSM, serta pemanfaatan teknologi dan internet meski terkendala biaya dan keterbatasan pelatihan. Kesimpulan, Komunitas petani padi sawah di Desa Baruga masih mampu bertahan menghadapi tekanan eksternal melalui kombinasi kapasitas adaptif, jaringan solidaritas, dan pemanfaatan teknologi. Namun, hambatan struktural seperti keterbatasan akses terhadap sarana produksi dan minimnya dukungan pelatihan membatasi optimalisasi resiliensi mereka.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: resiliensi sosial; adaptasi sosial; solidaritas petani; akses digital; perubahan lingkungan; industri semen
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 13 Apr 2026 06:33
Last Modified: 13 Apr 2026 06:33
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55031

Actions (login required)

View Item
View Item