SYUKRON, MUHAMMAD (2025) ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KASUS AGUS BUNTUNG DI MEDIA ONLINE INDONESIA = THE ANALYSIS OF NEWS FRAMING OF AGUS BUNTUNG CASE IN INDONESIAN ONLINE MEDIA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
E022231001-cover.pdf
Download (234kB)
E022231001-1-2.pdf
Download (770kB)
E022231001-dp.pdf
Download (400kB)
E022231001-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 October 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
MUHAMMAD SYUKRON. Analisis Framing Pemberitaan Kasus Agus Buntung di Media Online Indonesia (dibimbing oleh Muhammad Akbar dan Muliadi Mau). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pemberitaan di media online Indonesia dalam membingkai pemberitaan tentang Agus Buntung melalui strategi penonjolan informasi; (2) Mendeskripsikan struktur framing pemberitaan Agus Buntung di media online Indonesia dalam konteks framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki; (3) Menganalisis makna ideologis yang terkandung dalam pembingkaian berita tentang Agus Buntung di media online Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif untuk memahami bagaimana media mengonstruksi realitas sosial melalui pemberitaan kasus ini. Model analisis framing yang digunakan adalah model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki, yang menganalisis pemberitaan melalui empat dimensi utama: sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Data dikumpulkan melalui analisis teks berita dari empat media online terkemuka di Indonesia, yakni Tribunnews.com, Jawapos.com, Kompas.com, dan Detik.com. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media-media ini secara sistematis membingkai kasus Agus Buntung dengan menekankan tiga aspek utama: disabilitas pelaku sebagai paradoks sosial, ekspos motif pelaku melalui teknik sexual grooming dan manipulasi psikologis, serta penekanan pada kerentanan korban untuk membangun empati publik. Dalam hal ini, Tribunnews.com dan Jawapos.com lebih menonjolkan aspek disabilitas pelaku, sedangkan Kompas.com dan Detik.com lebih fokus pada dimensi psikologis dan hukum dari kasus tersebut. Pembingkaian yang berbeda ini menciptakan ketegangan antara simpati terhadap korban dan pemahaman terhadap pelaku yang memiliki keterbatasan fisik, sekaligus memperkuat narasi tentang perlunya perlindungan korban dan penegakan hukum yang adil. Penelitian ini mengungkapkan bahwa framing media berperan penting dalam membentuk opini publik, membangun stigma sosial, serta memberikan pandangan yang lebih kompleks tentang kekerasan seksual yang melibatkan penyandang disabilitas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Framing, Konstruksi Realitas Sosial, Ideologi Media, Media Online, Kasus Agus Buntung, Kekerasan Seksual, Disabilitas |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 05:46 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 05:46 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55026 |
