DAHLAN, PUTRI AMELIA AHMAD (2025) TINGKAT PASIEN PRE-ANESTESI TERHADAP PERSETUJUAN TINDAKAN MEDIS PEMBIUSAN (INFORMED CONSENT) DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNHAS MAKASSAR = HUBUNGAN EKSPRESI HER-2 DAN PD-L1 DENGAN KLINIKOPATOLOGI PADA PASIEN KARSINOMA GASTER DI MAKASSAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C011211087-Ty0uA2j9peEdVB8q-20250526091201.jpeg
Download (231kB) | Preview
C011211087-1-2.pdf
Download (316kB)
C011211087-dp.pdf
Download (206kB)
C011211087-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 March 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Informed consent atau persetujuan tindakan medis merupakan aspek fundamental dalam praktik kedokteran modern yang menjunjung tinggi prinsip otonomi pasien. Dalam konteks prosedur anestesi, informed consent menjadi sangat penting mengingat anestesi merupakan tindakan medis yang melibatkan risiko, mulai dari efek samping ringan hingga komplikasi serius yang dapat mengancam jiwa. Di Rumah Sakit Pendidikan UNHAS Makassar, praktik pemberian informed consent kepada pasien pre-anestesi masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam hal pemahaman pasien terhadap informasi yang disampaikan oleh tenaga medis. Banyak pasien menandatangani formulir persetujuan tanpa benar-benar memahami isi dokumen, termasuk risiko, manfaat, serta alternatif tindakan medis yang tersedia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana tingkat pemahaman pasien pre-anestesi terhadap isi informed consent tindakan medis pembiusan, serta mengevaluasi kelengkapan informasi yang diberikan oleh tenaga medis di Rumah Sakit Pendidikan UNHAS Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang menjalani prosedur anestesi di RS Pendidikan UNHAS Makassar selama bulan Desember 2024. Sampel sebanyak 73 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data primer dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup pertanyaan tentang informasi yang diterima dan tingkat pemahaman pasien terhadap isi informed consent. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 73 responden, sebanyak 40 orang (54,79%) memiliki tingkat pemahaman yang baik terhadap isi informed consent, 26 orang (35,62%) memiliki pemahaman cukup, dan 7 orang (9,59%) memiliki pemahaman yang kurang. Pasien yang mendapatkan penjelasan informasi secara lengkap memiliki kecenderungan untuk memahami isi informed consent dengan lebih baik dibandingkan pasien yang menerima informasi tidak lengkap. Namun, ditemukan bahwa bagian mengenai alternatif tindakan anestesi merupakan informasi yang paling jarang disampaikan, dan menjadi aspek yang paling rendah dipahami oleh pasien. Faktor-faktor yang memengaruhi tingkat pemahaman antara lain adalah tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, serta metode komunikasi yang digunakan oleh tenaga medis. Hal ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam pendekatan komunikasi medis, termasuk penggunaan bahasa yang lebih sederhana dan interaktif. Kesimpulan: Sebagian besar pasien pre-anestesi di Rumah Sakit Pendidikan UNHAS Makassar telah memiliki pemahaman yang baik terhadap isi informed consent. Namun, masih terdapat proporsi pasien yang tidak memahami sepenuhnya informasi yang diberikan, terutama terkait risiko dan alternatif tindakan. Diperlukan peningkatan dalam proses komunikasi antara tenaga medis dan pasien, serta evaluasi rutin terhadap efektivitas pemberian informed consent. Pelatihan keterampilan komunikasi bagi tenaga medis juga direkomendasikan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan menjamin hak-hak pasien terpenuhi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kanker lambung, HER2, PD-L1, imunohistokimia |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 02 Apr 2026 02:54 |
| Last Modified: | 02 Apr 2026 02:54 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54913 |
