RAMADHAN, MUHAMMAD RAFLI (2025) DINAMIKA SOCIAL WELL-BEING PADA ORANG YANG PERNAH MENGALAMI KUSTA (OYMPK) = DYNAMICS OF SOCIAL WELL-BEING IN PEOPLE WHO HAVE HAD LEPROSY (OYMPK). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021211029-JyCLIS0zhVkPgBxu-20250513190254.jpg
Download (277kB) | Preview
C021211029-1-2.pdf
Download (191kB)
C021211029-dp.pdf
Download (145kB)
C021211029-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 May 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kusta merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh mycobacterium leprae dan menyerang tubuh manusia. Dampak dari penyakit kusta jika tidak dilakukan penanganan dengan baik adalah munculnya bercak hingga cacat permanen. Penyakit kusta masih menjadi stigma pada masyarakat, sehingga orang yang mengidap penyakit tersebut akan menerima perlakuan diskriminasi, walaupun sudah dinyatakan sembuh. Hal tersebut berdampak pada pemaknaan kehidupan pribadi individu dan fungsinya dalam masyarakat, atau disebut dengan dimensi social well-being. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika social well-being pada OYPMK di tengah keterbatasan akibat kondisi penyakit kusta yang dialami. Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16 tema superordinat yang berhasil diidentifikasi, yakni positive self-concept, attitude towards society, prosocial behavior, social optimism, social strength, social concern, social support, positive emotions, psychological impact of leprosy, social impact of leprosy, negative self-concept, negative attitude towards society, availability of information, family concern, passiveness, dan intrinsict motivation. Terdapat beberapa aspek yang sama ditemukan pada masing-masing subjek, seperti positive self-concept, attitude towards society, prosocial behavior, social optimism, social strength, social concern, social support psychological impact of leprosy, dan social impact of leprosy. Namun, terdapat beberapa tema yang berbeda ditemukan, seperti negative self-concept, negative attitude towards society, dan passiveness. Tema prosocial behavior muncul pada masing-masing subjek. Kesimpulan. Terdapat beberapa tema yang didukung dan bisa dijelaskan dengan konsep social well-being, seperti positive self-concept, attitude towards society, prosocial behavior, social optimism, social strength, social concern, negative self-concept, negative attitude towards society, dan passiveness. Hal tersebut menggambarkan adanya dinamika social well-being pada tiap aspek dalam diri masing-masing subjek.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Social Well-Being; Kusta; OYPMK |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Psikologi |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 03:25 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 03:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54843 |
