Analisis Perbedaan Bentuk dan Ukuran Nasopalatine Canal Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin Menggunakan Cone-Beam Computed Tomography (CBCT) di RSGMP UNHAS = Analysis Differences in The Shape and Size of The Nasopalatine Canal Based on Age and Gender Using Cone Beam Computed Tomography (CBCT) at UNHAS Academic Dental Hospital


HANDAYANI, DIAN (2025) Analisis Perbedaan Bentuk dan Ukuran Nasopalatine Canal Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin Menggunakan Cone-Beam Computed Tomography (CBCT) di RSGMP UNHAS = Analysis Differences in The Shape and Size of The Nasopalatine Canal Based on Age and Gender Using Cone Beam Computed Tomography (CBCT) at UNHAS Academic Dental Hospital. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover.jpeg]
Preview
Image (Cover.jpeg)
J075222002-Cover.jpeg

Download (57kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
J075222002-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (579kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
J075222002-dp(FILEminimizer).pdf

Download (100kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
J075222002-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 16 March 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Nasopalatine canal (NPC) merupakan struktur anatomi penting di regio maksila anterior yang memiliki peran krusial dalam prosedur bedah dan implantologi. Variasi bentuk dan ukuran NPC dapat memengaruhi perencanaan klinis dan risiko komplikasi, seperti cedera neurovaskular, perdarahan, dan kegagalan implantasi. Evaluasi menggunakan Cone-Beam Computed Tomography (CBCT) menawarkan visualisasi tiga dimensi yang akurat terhadap morfologi NPC. Tujuan: Menganalisis perbedaan bentuk dan ukuran NPC berdasarkan usia dan jenis kelamin menggunakan pencitraan CBCT. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional menggunakan data CBCT pasien di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Hasanuddin tahun 2022–2025. Total 259 sampel memenuhi kriteria inklusi usia 18–60 tahun. Pengukuran bentuk NPC dilakukan pada bidang sagital, coronal, dan axial, sedangkan ukuran dimensi kanal dianalisis berdasarkan panjang, lebar, dan sudut kanal menggunakan software AIS3D. Analisis statistik menggunakan uji Mann-Whitney, Independent t-test, Kruskal-Wallis, dan ANOVA dengan signifikansi p<0,05. Hasil: Bentuk NPC yang paling dominan yaitu silindris pada bidang sagital, single pada bidang coronal, dan round pada bidang axial. Tidak terdapat perbedaan signifikan pada bentuk NPC berdasarkan usia maupun jenis kelamin (p>0,05). Namun terdapat perbedaan signifikan ukuran NPC berdasarkan jenis kelamin dan usia pada beberapa parameter dimensi, termasuk panjang kanal pada bidang sagital dan coronal (p<0,05), serta sudut kanal yang lebih besar pada perempuan. Kelompok usia 41–50 tahun memiliki panjang kanal terbesar. Kesimpulan: Terdapat enam variasi bentuk NPC, dengan bentuk silindris paling dominan. Tidak terdapat perbedaan bentuk NPC berdasarkan usia dan jenis kelamin, namun ukuran NPC menunjukkan perbedaan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa morfologi NPC bervariasi tergantung pada bidang pencitraan, dengan bentuk silinder dominan pada bidang sagital, saluran tunggal pada bidang koronal, dan bentuk bulat pada bidang aksial.

Keyword : CBCT, jenis kelamin, morfologi, nasopalatine canal, ukuran kanal, usia.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Age, canal dimensions, CBCT, gender, morphology, nasopalatine canal.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Radiologi
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 27 Mar 2026 06:40
Last Modified: 27 Mar 2026 06:40
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54760

Actions (login required)

View Item
View Item