EFEK BIOAKTIF EKSTRAK HOLOTHURIA SCABRA BERBASIS NANO DAN SILVER DIAMINE FLUORIDE TERHADAP MINERALISASI DENTIN DAN PEMBENTUKAN DENTIN TERSIER: ANALISIS IN VIVO = BIOACTIVE EFFECTS OF NANO-BASED HOLOTHURIA SCABRA EXTRACT AND SILVER DIAMINE FLUORIDE ON MINERALIZATION DENTIN AND TERTIARY DENTIN FORMATION: IN VIVO ANALYSIS


LESTARI, NURASISA (2025) EFEK BIOAKTIF EKSTRAK HOLOTHURIA SCABRA BERBASIS NANO DAN SILVER DIAMINE FLUORIDE TERHADAP MINERALISASI DENTIN DAN PEMBENTUKAN DENTIN TERSIER: ANALISIS IN VIVO = BIOACTIVE EFFECTS OF NANO-BASED HOLOTHURIA SCABRA EXTRACT AND SILVER DIAMINE FLUORIDE ON MINERALIZATION DENTIN AND TERTIARY DENTIN FORMATION: IN VIVO ANALYSIS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
J065222006-Cover.jpg

Download (412kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
J065222006-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (669kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
J065222006-dp(FILEminimizer).pdf

Download (166kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
J065222006-fuliiii(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 16 March 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Silver diamine fluoride (SDF) merupakan agen non-invasif yang efektif dalam pengendalian karies, namun berpotensi menyebabkan perubahan warna gigi dan iritasi pulpa akibat deposisi partikel silver di dalam tubulus dentin. Ekstrak teripang pasir (Holothuria scabra) mengandung glutathione dan senyawa bioaktif antioksidan yang berpotensi meningkatkan respons biologis dentin.Tujuan: Menilai efek bioaktif ekstrak Holothuria scabra berbasis nano yang dikombinasikan dengan SDF terhadap mineralisasi dentin dan pembentukan dentin tersier secara in vivo. Metode: Penelitian eksperimental laboratoris dengan desain post-test only group design menggunakan 18 ekor tikus yang dibagi menjadi tiga kelompok: aplikasi SDF, aplikasi campuran SDF–ekstrak H. scabra, dan aplikasi SDF yang diikuti pelapisan ekstrak H. scabra. Sampel diambil pada hari ke-1 dan ke-5. Aktivitas antioksidan ekstrak dinilai menggunakan uji DPPH, ukuran partikel dianalisis dengan SEM, morfologi permukaan dan kandungan mineral dentin dievaluasi menggunakan SEM–EDS, serta pembentukan dentin tersier dianalisis secara histologis dengan mikroskop cahaya brightfield. Hasil: Ekstrak H. scabra menunjukkan aktivitas antioksidan (LC₅₀ = 202,2 ppm) dengan ukuran partikel nanoscale. Kelompok SDF yang diikuti pelapisan ekstrak H. scabra menunjukkan morfologi permukaan dentin paling kompak dan homogen, oklusi tubulus dentin optimal, serta kadar kalsium tertinggi pada hari 1 (66.03%) dan meningkat di hari ke 5 (66.73%) dengan nilai p=0.045. Pemeriksaan histologis menunjukkan pembentukan dentin tersier tubular yang lebih tebal, padat, dan homogen dibandingkan kelompok lain. Kesimpulan: Pelapisan ekstrak Holothuria scabra berbasis nano setelah aplikasi SDF memberikan efek optimal terhadap mineralisasi dentin dan pembentukan dentin tersier secara in vivo, serta berpotensi meningkatkan keamanan dan efektivitas terapi SDF.

Keyword : Silver diamine fluoride; Holothuria scabra; nanopartikel; mineralisasi dentin; dentin tersier; Glutathione.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Silver diamine fluoride; Holothuria scabra; Nanoparticles; Dentin mineralization; Tertiary dentin; Gluthatione.
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Ilmu Konservasi Gigi
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 27 Mar 2026 06:22
Last Modified: 27 Mar 2026 06:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54753

Actions (login required)

View Item
View Item