PERBEDAAN TINGKAT KOLONISASI BAKTERI pada RONGGA MULUT dengan APLIKASI PROPOLIS dan TANPA APLIKASI PROPOLIS PENGGUNA TEMPORARY ANCHORAGE DEVICE (TAD) = COMPARISON OF BACTERIAL COLONIZATION LEVELS IN THE ORAL CAVITY with PROPOLIS APPLICATION and WITHOUT PROPOLIS APPLICATION ON TEMPORARY ANCHORAGE DEVICE (TAD) USER


PUTRI, DESSY MAYA KARTIKA EKA (2025) PERBEDAAN TINGKAT KOLONISASI BAKTERI pada RONGGA MULUT dengan APLIKASI PROPOLIS dan TANPA APLIKASI PROPOLIS PENGGUNA TEMPORARY ANCHORAGE DEVICE (TAD) = COMPARISON OF BACTERIAL COLONIZATION LEVELS IN THE ORAL CAVITY with PROPOLIS APPLICATION and WITHOUT PROPOLIS APPLICATION ON TEMPORARY ANCHORAGE DEVICE (TAD) USER. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
J055221005-Cover.jpg

Download (635kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
J055221005-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (421kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
J055221005-Dp(FILEminimizer).pdf

Download (152kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
J055221005-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 16 July 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Pendahuluan: Kolonisasi bakteri dalam rongga mulut merupakan proses penting yang berpotensi menyebabkan pembentukan biofilm dan inflamasi, terutama pada pengguna perangkat ortodontik seperti Temporary Anchorage Device (TAD). Kondisi ini berisiko mengganggu keberhasilan perawatan ortodontik dan kesehatan mulut secara keseluruhan. Propolis, yang dikenal memiliki sifat antibakteri, menjadi bahan yang berpotensi dalam mengurangi kolonisasi bakteri pada pengguna TAD. Tujuan: Membandingkan tingkat kolonisasi bakteri pada rongga mulut pengguna TAD dengan aplikasi propolis dan tanpa aplikasi propolis, serta untuk mengetahui efektivitas propolis dalam mengurangijumlah koloni bakteri pada permukaan TAD. Bahan dan Metode: Penelitian ini menggunakan ekstrak gel propolis 10% dari Trigona Sp yang diaplikasikan pada kelinci New Zealand White. Metode yang digunakan adalah desain eksperimen laboratorium dengan kelompok kontrol, di mana hewan uji dibagi menjadi dua kelompok: kelompok yang menerima aplikasi propolis dan kelompok kontrol tanpa aplikasi propolis. Kolonisasi bakteri diukur menggunakan metode PCR swab pada hari ke-3, ke-7, dan ke-14 setelah perlakuan. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa aplikasi propolis secara signifikan mengurangi jumlah koloni bakteri dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini mengindikasikan bahwa propolis efektif sebagai agen antibakteri yang dapat membantu mengurangi pembentukan biofilm dan inflamasi pada pengguna TAD. Penelitian ini memberikan wawasan tentang potensi propolis sebagai bahan tambahan dalam perawatan ortodontik untuk meningkatkan keberhasilan perawatan serta mencegah komplikasi kesehatan mulut yang disebabkan oleh kolonisasi bakteri.

Keyword : Kolonisasi bakteri, propolis, Temporary Ancorage Device (TAD).

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Bacterial colonization, propolis, Temporary Anchorage Device (TAD).
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Ortodonti
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 27 Mar 2026 01:04
Last Modified: 27 Mar 2026 01:04
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54748

Actions (login required)

View Item
View Item