ADRIANTO, ADRIANTO (2026) PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BIJI LAMUN (Enhalus acoroides) TERHADAP EFESIENSI PAKAN DAN FOOD CONVERTION PAKAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) = Effects of Seagrass Seed Extract (Enhalus acoroides) Addition on Feed Efficiency and Food Conversion Ratio of Milkfish (Chanos chanos). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L031211034-4JP8DslboZxUNfRB-20260119120412.jpg
Download (463kB) | Preview
L031211034-1-2.pdf
Download (769kB)
L031211034-dp.pdf
Download (498kB)
L031211034-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK ADRIANTO, Pengaruh Penambahan Ekstrak Biji Lamun (Enhalus acoroides) terhadap Efisiensi Pakan dan Food Conversion Ratio Pakan Ikan Bandeng (Chanos chanos) (dibimbing oleh Marlina Achmad). Latar Belakang. Indonesia dikenal sebagai wilayah maritim dengan potensi budidaya yang besar, salah satu komoditas unggulan yang telah lama dibudidayakan adalah ikan bandeng (Chanos chanos). Budidaya bandeng sudah lama menjadi komoditas dengan nilai ekonomis tinggi di Indonesia khususnya di Sulawesi. Salah satu tantangan dalam budidaya bandeng adalah efisiensi pakan dan pemanfaatan nutrisi yang belum optimal. Salah satu cara untuk memperkaya nutrisi pakan adalah penambahan bahan alami seperti ekstrak biji lamun (Enhalus acoroides) yang dicampur pada pakan komersial. Biji lamun E. acoroides mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti tanin, saponin, alkaloid, dan flavonoid yang memiliki aktivitas biologis yang baik untuk pertumbuhan ikan bandeng. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan ekstrak biji lamun terhadap efisiensi pakan dan Food Conversion Ratio (FCR) ikan bandeng. Metode. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan: kontrol tanpa ekstrak biji lamun 0 ml/kg pakan (A), 5 ml/kg pakan (B), 10 ml/kg pakan (C), dan 15 ml/kg (D). Setiap perlakuan memiliki tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi efisiensi pakan, FCR, dan kualitas air selama 45 hari pemeliharaan. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi pakan yang diperoleh berkisar 30,83 – 42,13%. Perlakuan penambahan ekstrak biji lamun 5 ml/kg pakan menghasilkan efisiensi pakan paling tinggi yakni 42,13% dibanding perlakuan lainnya termasuk perlakuan kontrol. Pada FCR yang diperoleh berkisar 2,38 – 3,42. Perlakuan penambahan ekstrak biji lamun 5 ml/kg pakan menghasilkan FCR paling rendah yakni 2,38 dibanding perlakuan lainnya. Kesimpulan penambahan ekstrak biji lamun pada pakan belum dapat di rekomendasikan untuk memaksimalkan nilai FCR dan efisiensi pakan pada ikan bandeng.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Ikan bandeng, ekstak biji lamun, aditif pakan, FCR, efesiensi pakan |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Budidaya Perairan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 07:27 |
| Last Modified: | 25 Mar 2026 07:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54735 |
