EVALUASI MODEL LIGHT CURE YANG BERBEDA TERHADAP KEKERASAN MIKRO DAN KEKUATAN TEKAN RESIN KOMPOSIT INDIREK = EVALUATION OF DIFFERENT LIGHT CURE MODES ON MICROHARDNESS AND COMPRESSIVE STRENGTH OF INDIRECT COMPOSITE RESIN


ABDULLAH, AMMAR (2025) EVALUASI MODEL LIGHT CURE YANG BERBEDA TERHADAP KEKERASAN MIKRO DAN KEKUATAN TEKAN RESIN KOMPOSIT INDIREK = EVALUATION OF DIFFERENT LIGHT CURE MODES ON MICROHARDNESS AND COMPRESSIVE STRENGTH OF INDIRECT COMPOSITE RESIN. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover.png]
Preview
Image (Cover.png)
J025222006-Cover.png

Download (380kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
J025222006-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (105kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
J025222006-dp(FILEminimizer).pdf

Download (58kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
J025222006-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 13 March 2028.

Download (846kB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Resin Komposit indirek telah menjadi populer belakangan ini karena memiliki keberhasilan klinis dan sifat mekanis yang baik. Salah satunya dalam hal kekerasan mikro dan kekuatan tekan. Namun, pembuatan resin komposit indirek ini membutuhkan waktu dan perangkat foto polimerisasi laboratorium khusus untuk mendapatkan sifat mekanis yang diinginkan. Untuk mengatasi masalah ini, penggunaan perangkat curing LED dengan mengoptimalkan waktu curing mungkin dapat digunakan sebagai alternatif. Tujuan: Untuk mengevaluasi kekerasan mikro dan kekuatan tekan resin komposit indirek yang dipolimerisasi dengan dua mode light cure yang berbeda. Metode: Spesimen blok resin komposit indirek (Twiny) dibuat dengan menggunakan matriks silikon 6x6x4 yang dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok control (K) terdiri dari 20 resin yang dipolimerisasi dengan light cure di laboratorium (Micd cure) sesuai dengan petunjuk dari pabrik. Kelompok P20 terdiri dari 20 resin yang dipolimerisasi dengan light cure unit (Smart Lite Pro) selama 20 detik dan kelompok P40 terdiri dari 20 resin yang dipolimerisasi dengan light cure unit (Smart Lite Pro) selama 40 detik. Setelah polimerisasi cahaya, spesimen dipanaskan dengan sterilisator dry-heat selama 15 menit pada suhu 115°C. Uji kekerasan Vickers dan kekuatan tekan dilakukan untuk 10 spesimen dari masing-masing kelompok dan hasilnya dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA.Hasil: Rerata kekerasan mikro vickers tertinggi berasal dari kelompok light cure unit Smart Lite Pro yang disinar selama 20 detik (36.16 VH) dan 40 detik (36.55 VH\) dibandingkan dengan light cure laboratorium Micd cure (33.13 VH) dan hasilnya signifikan secara statistik (p ≤ 0,05); Uji kekuatan tekan menunjukkan hasil tertinggi pada kelompok light cure unit smart lite pro yang disinar selama 40 detik (820.94 Mpa), light cure laboratorium Micd cure (808.43 Mpa) dan light cure smart lite pro yang disinar selama 20 detik (758.0 Mpa) dan tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara kelompok yang diuji (p> 0,05).; Kesimpulan Resin komposit indirek saat dipolimerisasi dengan light curing unit memiliki kekerasan mikro dan kekuatan tekan yang lebih tinggi dari light cure laboratorium. Hal ini menunjukkan bahwa kedua mode dapat digunakan sebagai alat polimerisasi resin komposit indirek karena dapat memberikan sifat mekanik yang baik.

Keyword : Indirek komposti, kekuatan tekan, kekerasan mikro, light cure, polimerisasi

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Indirect composite , comppressive, light cure, polymerization.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Ilmu Konservasi Gigi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 27 Mar 2026 01:02
Last Modified: 27 Mar 2026 01:02
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54733

Actions (login required)

View Item
View Item