AMALIA, RESKY PUTRI (2026) ANALISIS MORFOMETRIK DAN MERISTIK IKAN ENDEMIK OPUDI (Telmatherina sp.) DI DANAU MATANO, LUWU TIMUR, SULAWESI SELATAN = Morphometric and Meristic Analysis of Endemic Opudi Fish (Telmatherina sp.) in Lake Matano, East Luwu, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L021221030-KRk8XalnpeiUwvzs-20260115154216.jpeg
Download (306kB) | Preview
L021221030-1-2.pdf
Download (708kB)
L021221030-dp.pdf
Download (184kB)
L021221030-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 December 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
RESKY PUTRI AMALIA. Analisis Morfometrik dan Meristik Ikan Endemik Opudi (Telmatherina sp.) di Danau Matano, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (dibimbing oleh Sharifuddin Bin Andy Omar). Latar Belakang. Danau Matano dikenal sebagai habitat berbagai ikan endemik, termasuk Telmatherina sp. yang menunjukkan keragaman morfologi. Populasi Telmatherina sp. terancam oleh ikan invasif dan gangguan antropogenik. Penelitian morfometrik dan meristik diperlukan untuk memahami variasi fenotip sebagai dasar pengelolaan dan konservasi. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik morfometrik dan meristik ikan Telmatherina sp. jantan dan betina. Metode. Penelitian dilakukan selama Agustus–Oktober 2025 di tiga stasiun Danau Matano. Sampel ikan Telmatherina sp. dikumpulkan menggunakan jaring kantong dan diteliti di Laboratorium Biologi Perikanan Universitas Hasanuddin. Karakter morfometrik diukur dengan jangka sorong digital dan distandarisasi menggunakan rumus Elliot, sedangkan karakter meristik dihitung menggunakan mikroskop stereo. Perbedaan karakter morfometrik antara jantan dan betina dianalisis menggunakan uji t dan uji diskriminan. Hasil. Hasil uji t (p<0,05) menunjukkan adanya perbedaan karakter morfometrik antara ikan Telmatherina sp. jantan dan betina, yaitu 12 karakter di Stasiun 1, 8 karakter di Stasiun 2 dan 6 karakter di Stasiun 3. Pada uji diskriminan terdapat 5 karakter yang berbeda nyata, dengan panjang sirip dorsal 1 sebagai karakter paling kuat dalam membedakan jantan dan betina. Sebaran data menunjukkan tumpang tindih antarstasiun sehingga lokasi tidak berpengaruh nyata, sementara pemisahan centroid menunjukkan perbedaan jelas antara jantan dan betina. Karakter meristik pada seluruh kelompok relatif seragam di ketiga stasiun. Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan morfometrik pada Telmatherina sp. dipengaruhi oleh jenis kelamin. Karakter panjang sirip dorsal 1 menjadi penciri utama untuk membedakan jantan dan betina. Sementara itu, karakter meristik relatif stabil di seluruh stasiun mencerminkan konsistensi struktur dasar spesies. Kata kunci: Danau Matano; Telmatherina sp.; morfometrik; meristik; endemik
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Danau Matano; Telmatherina sp.; morfometrik; meristik; endemik |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 06:45 |
| Last Modified: | 25 Mar 2026 06:45 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54728 |
