HAKIM, MUH.MULTAZAM B.H.ABD. (2026) PATOGENITAS BAKTERI Aeromonas hydrophila TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI DAN PARAMETER KIMIA DARAH FUNGSI ORGAN HATI IKAN LELE AFRIKA (Clarias gariepinus) = PATHOGENICITY OF Aeromonas hydrophila ON THE HISTOPATHOLOGICAL FEATURES AND BLOOD BIOCHEMICAL PARAMETERS OF LIVER FUNCTION IN AFRICAN CATFISH (Clarias gariepinus). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
L012232028-z81bn6Rh70EOtYFe-20260121110353.jpg
Download (529kB) | Preview
L012232028-1-2.pdf
Download (669kB)
L012232028-dp.pdf
Download (532kB)
L012232028-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 January 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Aeromonas hydrophila merupakan patogen utama pada budidaya ikan lele Afrika (Clarias gariepinus) yang menyebabkan infeksi sistemik dan disfungsi organ. Sayangnya, kurangnya informasi mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan terhadap organ menjadi kendala dalam melakukan pendekatan terapi yang berkelanjutan. Tujuan. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh A. hydrophila terhadap kerusakan jaringan dan fungsi organ hati pada ikan lele Afrika (C. gariepinus), sehingga menyediakan basis data untuk melakukan terapi yang terkontrol. Metode. Sebanyak 72 ekor ikan dibagi ke dalam empat kelompok: tiga kelompok disuntik dengan konsentrasi bakteri bertingkat (1,4×10², 1,4×10⁴, 1,4×10⁶ CFU/mL) dan satu kelompok kontrol tanpa bakteri, masing-masing dengan tiga ulangan. Setelah 7 hari infeksi, sampel hati dan darah diambil untuk mengevaluasi kerusakan jaringan dan menganalisis 10 parameter kimia yang terkait dengan fungsi hati. Hasil. Perubahan patologis pada hati, seperti degenerasi vakuoler, infiltrasi sel inflamasi, perdarahan, dan nekrosis sel, ditemukan pada semua kelompok yang disuntik bakteri menandakan adanya kerusakan hepatoselular. Hasil kimia darah juga menunjukkan adanya variasi signifikan (p < 0,05) antar kelompok perlakuan pada parameter albumin, globulin, total protein, aspartat dan alanin aminotransferase, serta total bilirubin, yang mengindikasikan gangguan pada produksi protein plasma, metabolisme asam amino, regulasi glukosa, dan konjugasi bilirubin. Sedangkan, gamma-glutamil transferase, alkaline phosphatase, asam empedu total, dan kolesterol total tidak menunjukkan perubahan signifikan (p > 0,05) yang mengindikasikan bahwa infeksi terutama mengganggu fungsi hepatoseluler dibandingkan kolestatik. Tingkat keparahan efek infeksi dari ringan hingga berat dipengaruhi oleh jumlah konsentrasi bakteri yang disuntikkan. Kesimpulan. Terdapat kerusakan jaringan dan beberapa gangguan fungsi organ hati yang ditimbulkan oleh A. hydrophila secara akut terhadap ikan lele Afrika (C. gariepinus) yang memberikan wawasan penting untuk pengembangan strategi pengelolaan penyakit guna meningkatkan keberlanjutan budidaya.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aeromonas hydrophila; Clarias gariepinus; fungsi hati; histopatologi; kimia darah |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 06:35 |
| Last Modified: | 25 Mar 2026 06:35 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54725 |
