YULIANA, SRI (2026) ANALISIS EFEKTIVITAS PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PESISIR (Studi Kasus: Program Bank Sampah Dan Bulan Cinta Laut di Kota Makassar) = Analysis of the Effectiveness of Plastic Waste Management on the Socio-Economics of Coastal Communities (Case Study: The Waste Bank and Love the Sea Month Programmes in Makassar City). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
L012232017-GUSd05p6w7ucg9LP-20260121170257.png
Download (122kB) | Preview
L012232017-1-2.pdf
Download (401kB)
L012232017-dp.pdf
Download (178kB)
L012232017-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Pertumbuhan penduduk dan tingginya konsumsi plastik menyebabkan meningkatnya produksi sampah plastik yang mencemari lingkungan, termasuk wilayah pesisir Indonesia. Sebagai salah satu penyumbang sampah plastik laut terbesar, Indonesia telah menerapkan berbagai program pengelolaan, termasuk program Bank Sampah dan Bulan Cinta Laut di Kota Makassar. Tujuan: Menganalisis karakteristik sampah plastik, efektivitas kedua program, dampak sosial ekonomi masyarakat, serta peran stakeholder dalam pengelolaan sampah plastik. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan tipe deskriptif. Populasi terdiri atas 138 nasabah Bank Sampah Untia dan 85 nelayan peserta Bulan Cinta Laut di Tallo. Sampel diambil sebesar 20% dari masing-masing populasi, ditambah 10 stakeholder, sehingga total responden 55 orang. Analisis karakteristik sampah menggunakan analisis deskriptif. Efektivitas program diukur menggunakan Skala Likert. Dampak sosial dianalisis melalui indeks persentase partisipasi dan perilaku, sedangkan dampak ekonomi dihitung dengan rumus TR TC. Peran stakeholder dianalisis menggunakan matriks kepentingan dan pengaruh. Hasil: Jenis sampah plastik di wilayah Untia didominasi oleh LDPE (27,36%), PET (24,25%), PP (21,75%), dan HDPE (19,22%). Program Bank Sampah dinilai efektif pada aspek tujuan (74,78%) dan sangat efektif pada bentuk program (78,13%). Secara sosial, masyarakat menunjukkan partisipasi cukup sering (75%) serta perilaku pengelolaan sampah yang sering (82,37%). Secara ekonomi, program memberikan tambahan pendapatan rata-rata Rp 97.917 dalam enam bulan terakhir. Dari sisi stakeholder, DLH Kota Makassar dan Bank Sampah berperan sebagai key player, masyarakat sebagai subject, pemerintah kelurahan serta Yayasan Peduli Negeri sebagai context setter, dan LPM sebagai crowd. Di Tallo, sampah plastik didominasi PP (22,93%), diikuti LDPE (19,01%), HDPE (16,72%), PVC (14,65%), PET (13,29%), PS (5,99%), dan Other (7,42%). Program Bulan Cinta Laut dinilai kurang efektif baik pada tujuan (44,12%) maupun bentuk program (43,75%). Meskipun partisipasi nelayan selama kegiatan tinggi (88,24%), perubahan perilaku masih dalam kategori jarang (48,16%). Program ini tidak memberikan dampak ekonomi karena sifatnya tidak berkelanjutan. Stakeholder utama adalah BRPBAP3 dan BPSPL sebagai key player, pemerintah kelurahan dan DLH sebagai context setter, serta nelayan sebagai subject. Kesimpulan: Pengelolaan sampah melalui Bank Sampah terbukti efektif dan berdampak positif bagi sosial ekonomi masyarakat pesisir, sedangkan Program Bulan Cinta Laut membutuhkan strategi keberlanjutan melalui dukungan anggaran, insentif, serta pendampingan jangka panjang dari stakeholder.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci : Sampah Plastik; Bank Sampah, Bulan Cinta Laut, Efektivitas Program, Dampak Sosial Ekonomi, Stakeholder. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GC Oceanography |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 06:34 |
| Last Modified: | 25 Mar 2026 06:34 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54724 |
