Efektivitas Media Interpretasi dalam Meningkatkan Pengetahuan Wisatawan tentang Jasa Ekosistem Mangrove di Ekowisata Mangrove Lantebung Makassar = The Effectiveness of Interpretation Media in Enhancing Tourists’ Knowledge of Mangrove Ecosystem Services at Lantebung Mangrove Ecotourism, Makassar


RAMADANI, A. SYAHRUL (2026) Efektivitas Media Interpretasi dalam Meningkatkan Pengetahuan Wisatawan tentang Jasa Ekosistem Mangrove di Ekowisata Mangrove Lantebung Makassar = The Effectiveness of Interpretation Media in Enhancing Tourists’ Knowledge of Mangrove Ecosystem Services at Lantebung Mangrove Ecotourism, Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
F101221003-GHI5uBOU623Sc9aE-20260121155322.jpg

Download (508kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
F101221003-1-2.pdf

Download (712kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
F101221003-dp.pdf

Download (193kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
F101221003-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Ekowisata Mangrove Lantebung di Makassar memiliki potensi konservasi yang besar, namun keberhasilan fungsi edukasinya sangat bergantung pada pemahaman wisatawan terhadap nilai ekologis kawasan. Tujuan. Kesenjangan antara tujuan edukasi dan kondisi aktual media informasi menuntut kajian mendalam mengenai efektivitas penyampaian pesan konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media interpretasi dalam meningkatkan pengetahuan jasa ekosistem mangrove wisatawan serta mengevaluasi kualitas media tersebut berdasarkan kerangka TORE (Thematic, Organized, Relevant, Enjoyable). Metode. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu One-Group Pretest-Posttest. Data dikumpulkan dari 202 wisatawan melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Ranks Test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan analisis deskriptif untuk evaluasi kualitas media. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan awal dan akhir wisatawan (p = 0,025), dengan peningkatan skor rata-rata dari 6,11 (pretest) menjadi 6,45 (posttest). Namun, dampak praktis intervensi tergolong kecil (effect size r = 0,16). Evaluasi TORE menunjukkan media dinilai cukup baik pada dimensi Organized (3,67) dan Thematic (3,65), tetapi moderat pada dimensi Relevant (3,21) dan Enjoyable (3,40). Selain itu, 62% wisatawan menginginkan kombinasi media papan informasi dan pemandu wisata dengan tingkat kesediaan membayar (Willingness to Pay) yang tinggi (91%). Kesimpulan. Kesimpulan. Media interpretasi terbukti efektif secara statistik namun lemah secara praktis. Diperlukan transformasi konten agar lebih relevan dan menarik, serta penerapan model interpretasi hibrida untuk mengoptimalkan fungsi edukasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ekowisata; Media Interpretasi; Pengetahuan Wisatawan; Jasa Ekosistem Mangrove; TORE.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 13 Mar 2026 07:11
Last Modified: 13 Mar 2026 07:11
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54710

Actions (login required)

View Item
View Item