RAHMAH, NUR (2025) Pengaruh Pemberian Topikal Emulgel Minyak Atsiri Daun Kayu Putih (Melaleuca Leucadendron) Terhadap Ekspresi Vascular Endothelial Growth Factor- A (VEGF-A) Dalam Fase Proliferasi Penyembuhan Luka Mukosa Oral: Studi In Vivo = The Effect of Topical Application of Eucalyptus Leaf Essential Oil (Melaleuca leucadendron) Emulgel on Vascular Endothelial Growth Factor- A (VEGF-A) Expression During the Proliferative Phase of Oral Mucosal Wound Healing: An In Vivo Study. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
J015222005-Cover.png
Download (80kB) | Preview
J015222005-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (1MB)
J015222005-dp(FILEminimizer).pdf
Download (332kB)
J015222005-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 12 March 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Luka pada mukosa oral menimbulkan tantangan terapeutik yang signifikan akibat lingkungan oral yang unik, lembap, dan kaya akan mikroba. Faktor Pertumbuhan Endotel Vaskular-A (VEGF-A) merupakan salah satu faktor kunci yang memediasi angiogenesis selama fase proliferasi dalam proses penyembuhan luka. Produk alami semakin banyak diteliti karena potensi terapeutiknya, namun bukti yang menghubungkan efektivitasnya dengan jalur molekuler spesifik dalam penyembuhan luka mukosa oral masih terbatas. Tujuan: Dampak emulgel minyak esensial Melaleuca leucadendron topikal terhadap ekspresi VEGF-A selama fase proliferasi penyembuhan luka mukosa oral. Bahan dan Metode: Emulgel M. leucadendron (0,25%, 0,5%, dan 1,0%), kontrol positif (0,2% asam hialuronat), dan kontrol tanpa perlakuan membentuk lima kelompok (n = 7) dari 35 tikus. Perawatan diterapkan dua kali sehari selama tujuh hari pada area gingiva standar di bawah luka insisi menyerupai luka akibat gigi tiruan. Pada hari ke-3 dan ke-7, terjadi perubahan luka dan tingkat VEGF-A diukur menggunakan ELISA. Hasil: Kelompok 1,0% M. leucadendron menunjukkan penutupan luka paling signifikan dan peningkatan VEGF-A tertinggi. Pada hari ke-7, kelompok 1,0% memiliki tingkat VEGF-A yang secara signifikan lebih tinggi (p < 0,05) (321,50 ± 11,91 pg/mL) dibandingkan kelompok asam hialuronat (258,93 ± 28,59 pg/mL) dan kelompok tanpa perlakuan (172,66 ± 45,24 pg/mL). Hubungan dosis respons yang jelas ditemukan.Kesimpulan: Potensi emulgel M. leucadendron 1,0% sebagai agen terapeutik dibuktikan oleh peningkatan signifikan ekspresi VEGF-A dan promosi fase proliferasi penyembuhan mukosa oral.
Keyword : Melaleuca leucadendron, Penyembuhan Luka, VEGF-A, Mukosa Oral, Angiogenesis.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Melaleuca leucadendron, Wound Healing, VEGF-A, Oral Mucosa, Angiogenesis. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Prostodonsia |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 05:11 |
| Last Modified: | 25 Mar 2026 05:11 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54709 |
