DEWI, RENIE KUMALA (2026) POTENSI KOMBINASI NANOKITOSAN PUPA BLACK SOLDIER FLY (HERMETIA ILLUCENS) DAN DEMINERALIZED DENTIN MATRIX (DDM) TERHADAP REGENERASI TULANG ALVEOLAR SETELAH PENCABUTAN GIGI (Penelitian Eksperimental Pada Cavia Cobaya) = POTENTIAL COMBINATION OF NANOCHITOSAN PUPA BLACK SOLDIER FLY (HERMETIA ILLUCENS) AND DEMINERALIZED DENTIN MATRIX (DDM) ON ALVEOLAR BONE REGENERATION POST TOOTH EXTRACTION (Experimental Research on Cavia Cobaya) Renie Kumala Dewi. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
J013221004-Cover.jpg
Download (390kB) | Preview
J013221004-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (671kB)
J013221004-dp(FILEminimizer).pdf
Download (159kB)
J013221004-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 12 March 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Remodeling tulang pasca-pencabutan gigi dapat dipengaruhi oleh osteoblas, Osteoprotegerin (OPG), osteoklas, Receptor Activator of Nuclear Factor-Kappa B Ligand (RANKL), dan Osteokalsin (OCN). Nanokitosan, dengan rumus kimia N-asetil-D-glukosamin, yang struktur polimernya mirip dengan gugus glikosaminoglikan (GAG), merupakan makromolekul matriks ekstraseluler yang penting untuk penyembuhan luka. DDM mengandung banyak faktor pertumbuhan tulang. Kami menguji potensi kombinasi nanokitosan pupa Black Soldier Fly (BSF) dan Demineralized Dentin Matrix (DDM) untuk mempercepat remodeling tulang melalui analisis jalur osteoblas, OPG, OCN, osteoklas, dan RANKL. Metode: Penelitian laboratorium menggunakan dua puluh tujuh sampel marmut jantan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Gigi seri kiri bawah diekstraksi, kemudian diambil secara acak dan dibagi menjadi kelompok kontrol (C), yang diberi gel Polietilen glikol (PEG) sebagai plasebo dan dijahit dengan benang non-absorbable, kelompok perlakuan satu (T1) yang diberikan nanokitosan pupa BSF, dan kelompok perlakuan dua (T2) yang diberi kombinasi gel nanokitosan pupa BSF dan DDM, kemudian dijahit dengan benang non-absorbable. Sampel dieutanasia pada hari ke-7, ke-14, dan ke-21 untuk memeriksa osteoblas, OPG, OCN, osteoklas, dan RANKL. Data dianalisis menggunakan oneway ANOVA (p<0,05). Analisis jalur dilakukan menggunakan model goodness-of-fit dan ukuran efek, menguji hipotesis bahwa OPG memiliki pengaruh langsung dan dominan terhadap RANKL dan OCN, yang menghasilkan peningkatan osteoblas dan penurunan osteoklas. Hasil: Terdapat penurunan jumlah osteoklas, ekspresi RANKL, dan peningkatan jumlah osteoblas, OPG, dan ekspresi OCN antara kelompok C, T1 dan T2. Analisis oneway ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan (0,000) (p<0,05). Analisis jalur yang berkontribusi paling signifikan dalam mengurangi osteoklas dan meningkatkan osteoblas, sehingga mempercepat remodeling tulang, adalah OPG yang memengaruhi OCN (0,952), bukan OPG yang memengaruhi jalur RANKL (-0,001). Kesimpulan: Kombinasi nanokitosan pupa BSF dan DDM memberikan dampak yang maksimal terhadap remodeling tulang, sehingga dapat digunakan sebagai bahan cangkok tulang alternatif untuk perawatan penyembuhan soket dan mempercepat regenerasi tulang alveolar.
Keyword : Black Soldier Fly (BSF) (Hermetia illucens), Bone regeneration, Demineralized Dentin Matrix (DDM), Nanochitosan, Path analysis.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Black Soldier Fly (BSF) (Hermetia illucens), Bone regeneration, Demineralized Dentin Matrix (DDM), Nanochitosan, Path analysis. |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > Pendidikan Dokter Gigi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 02:04 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 02:04 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54695 |
