HUBUNGAN IMPAKSI MOLAR KETIGA MANDIBULA DENGAN KANALIS MANDIBULARIS PADA RADIOGRAFI PANORAMIK = THE RELATIONSHIP BETWEEN MANDIBULAR THIRD MOLAR IMPACTION AND THE MANDIBULAR CANAL ON PANORAMIC RADIOGRAPHY


MAULANA, M. ARI (2025) HUBUNGAN IMPAKSI MOLAR KETIGA MANDIBULA DENGAN KANALIS MANDIBULARIS PADA RADIOGRAFI PANORAMIK = THE RELATIONSHIP BETWEEN MANDIBULAR THIRD MOLAR IMPACTION AND THE MANDIBULAR CANAL ON PANORAMIC RADIOGRAPHY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover.jpeg]
Preview
Image (Cover.jpeg)
J011221152-Cover1.jpeg

Download (74kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
J011221152-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (255kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
J011221152-dp(FILEminimizer).pdf

Download (122kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
J011221152-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 November 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Impaksi molar ketiga mandibula merupakan salah satu kelainan gigi yang paling sering ditemukan dan memiliki risiko kedekatan dengan kanalis mandibularis, sehingga berpotensi menyebabkan komplikasi neurologis saat tindakan bedah. Radiografi panoramik sering digunakan untuk menilai hubungan tersebut melalui tujuh indikator radiografis menurut Rood dan Shehab. Tujuan: Mengetahui prevalensi klasifikasi hubungan impaksi molar ketiga mandibula dengan kanalis mandibularis serta hubungannya dengan usia, jenis kelamin, dan sisi gigi (38 dan 48) pada radiografi panoramik di RSGMP Universitas Hasanuddin tahun 2022–2024.Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel berupa radiografi panoramik pasien dengan impaksi molar ketiga mandibula yang memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Dari 2.338 radiografi, ditemukan 1.167 kasus impaksi dengan 176 kasus (8,93%) menunjukkan hubungan antara akar molar ketiga dan kanalis mandibularis. Klasifikasi radiografis yang paling dominan adalah darkening of the root (51,7%), diikuti dark and bifid root (27,3%). Uji chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin dengan klasifikasi radiografis (p > 0,05), serta tidak terdapat perbedaan signifikan antara gigi 38 dan 48 (p > 0,05). Namun, terdapat hubungan signifikan antara klasifikasi radiografis dengan kelompok usia (p = 0,00), dengan prevalensi tertinggi pada usia 16–25 tahun. Kesimpulan: Darkening of the root merupakan indikator radiografis yang paling sering ditemukan pada impaksi molar ketiga mandibula yang berhubungan dengan kanalis mandibularis. Tidak terdapat perbedaan signifikan berdasarkan jenis kelamin maupun sisi gigi, namun usia berhubungan secara signifikan dengan variasi tanda radiografis tersebut.

Keyword : Impaksi molar ketiga, kanalis mandibularis, radiografi panoramik, Rood dan Shehab, mandibula

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Mandibular third molar impaction, mandibular canal, panoramic radiography, Rood and Shehab, mandible.
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > Pendidikan Dokter Gigi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 13 Mar 2026 02:02
Last Modified: 13 Mar 2026 02:02
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54694

Actions (login required)

View Item
View Item