MOTIF DAN MAKNA PADA ERONG DI SITUS LALI’ MANUK, LEMBANG PARINDING, KECAMATAN SESEAN, KABUPATEN TORAJA UTARA = Motif and Meanings of Erong at The Lali’ Manuk Site, Parinding Village, North Toraja Regency


KAROMA', JACKIE FRONESIS (2025) MOTIF DAN MAKNA PADA ERONG DI SITUS LALI’ MANUK, LEMBANG PARINDING, KECAMATAN SESEAN, KABUPATEN TORAJA UTARA = Motif and Meanings of Erong at The Lali’ Manuk Site, Parinding Village, North Toraja Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
F071201018-9ZtRQBWCSJbrKvpx-20260120165201.jpg

Download (73kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
F071201018-1-2.pdf

Download (151kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
F071201018-dp.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (268kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
F071201018-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 December 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini membahas salah satu tinggalan budaya Toraja dengan titik fokus pada makna simbolik dan fungsi sosial dari berbagai motif ukiran (passura’) pada erong di Situs Lali’ Manuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami nilai filosofis yang terkandung dalam setiap passura’ yang diterapkan pada Situs Lali’ Manuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi melalui studi wawancara dan pembacaan referensi terkait motif hias pada kubur Toraja. Hasil penelitian mendapatkan 20 motif hias passura’ Pa’Sekong Kandaure, Pa’Don Lambiri, Pa’Bombo Uai, Pa’Kalungkung, Pa’Pollo’ Gayang, Pa’Ulu Karua, Pa’Re’po’, Pa’Doti Langi’ Siluang, Pa’Ba’ba Gandang, Pa’Erong, Pa’Bulitong Siteba’, dan Pa’Tangke Lumu’ yang merupakan motif berbentuk Geometris. Motif dengan kategori flora mencakup Pa’Don Bolu, Pa’Bua’ Kapa’, Pa’Don Lambiri, Pa’Barra’- Barra’, dan Pa’Garunggang. Sementara itu, motif dengan kategori fauna terdiri atas Pa’Bulu Londong, Pa’Manuk, dan Pa’Ulak. Kajian mendalam ini menunjukkan bahwa setiap passura’ memiliki makna yang tidak hanya bersifat estetik, tetapi juga mencerminkan struktur sosial, dan religi masyarakat pengguna kubur di situs Lali’ Manuk. Kesimpulan penelitian ini adalah situs Lali’ Manuk yang mulai dijadikan sebagai Lokasi penguburan erong sejak abad ke-14, Analisis sampel tersebut menghasilkan penanggalan sekitar 640±50 BP yang menunjukkan masa awal penggunaan Erong. Pada ini penelitian ini juga menjelaskan bahwa Ukiran tidak hanya berfungsi sebagai hiasan yang menghiasi suatu tempat kubur (erong), tetapi juga sebagai media komunikasi simbolik antara manusia, leluhur, dan alam semesta. Keberagaman makna dan bentuk passura’ menunjukkan dinamika budaya Toraja yang terus hidup, beradaptasi, dan diwariskan dari generasi ke generasi sebagai identitas kultural yang khas dan penuh nilai filosofis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Erong, Ukiran, Lali’ Manuk, Toraja Utara
Subjects: P Language and Literature > PQ Romance literatures
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Arkeologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 13 Mar 2026 01:07
Last Modified: 13 Mar 2026 01:07
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54687

Actions (login required)

View Item
View Item