AFRIANA, AFRIANA (2027) Umpatan Dalam Film Banlieusards (Tinjauan Sosiopragmatik) = Swear Words in the Film Banlieusards (Sociopragmatic Review). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
F051211035-83jSM4NFBJ1d7WTa-20260121122111.jpeg
Download (278kB) | Preview
F051211035-1-2.pdf
Download (256kB)
F051211035-dp.pdf
Download (395kB)
F051211035-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
AFRIANA. “Umpatan dalam Film Banlieusards (Tinjauan Sosiopragmatik)” dibimbing oleh Masdiana, S.S. M.Hum Latar Belakang. Banlieusards menggambarkan kehidupan masyarakat banlieue (pinggiran kota Prancis) yang penuh dengan realitas sosial, konflik, dan ekspresi bahasa yang khas, termasuk penggunaan umpatan sebagai bagian dari interaksi sehari-hari yang menjadi fokus utama penelitian ini. Tujuan. Bentuk & jenis, fungsi, serta konteks dan relasi sosial penggunaan umpatan dalam film Banlieusards. Metode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiopragmatik, yaitu kajian yang menggabungkan aspek sosial dan pragmatik dalam analisis bahasa. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk umpatan yang ditemukan terdiri atas kata, frasa, dan klausa dengan jenis umpatan yang paling dominan adalah kategori sexuality, diikuti oleh body effluvia and organs, disease, death and infirmity, racial slurs, serta religion terms. sementara itu, fungsi umpatan yang ditemukan meliputi abusive, expletive, humorous, dan auxiliary, dengan fungsi abusive dan expletive yang paling dominan. dari segi konteks, penggunaan umpatan dalam film ini memperlihatkan dinamika relasi sosial antara masyarakat kulit putih dan kulit hitam di lingkungan banlieue yang sarat ketimpangan dan diskriminasi. Umpatan digunakan tidak hanya sebagai bentuk ekspresi emosi negatif, tetapi juga sebagai sarana perlawanan, solidaritas, dan identitas kelompok. Dengan demikian, penggunaan umpatan dalam film ini mencerminkan bahwa bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai cermin dari realitas sosial, budaya, dan kekuasaan. Penelitian ini membuktikan bahwa umpatan merupakan fenomena linguistik yang memiliki makna sosial dan pragmatis yang kompleks dalam kehidupan masyarakat urban Prancis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Banlieusards, Fungsi Umpatan, Konteks dan Relasi Sosial, Sosiopragmatic, Umpatan |
| Subjects: | P Language and Literature > PQ Romance literatures |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Prancis |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 01:58 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 01:58 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54684 |
