SAPUTRI, DWI FEBRIANTI (2025) ANALISIS PENGARUH RASIO DIAMETER TERHADAP KEDALAMAN FONDASI BORED PILE DALAM MENENTUKAN KAPASITAS TIANG TUNGGAL DAN KELOMPOK TIANG PADA TANAH KOHESIF = An Analysis of the Influence of the Diameter-to-Dept Ratio on the Bearing Capacity of Single and Group Bored Piles in Cohesive Soil. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
D012231054-nTyOLEtgGzluCISd-20260112123132.jpg
Download (377kB) | Preview
D012231054-1-2.pdf
Download (2MB)
D012231054-dp.pdf
Download (31kB)
D012231054-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 December 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Rasio antara diameter terhadap kedalaman (D/L) merupakan salah satu parameter penting yang mempengaruhi kapasitas daya dukung fondasi, baik pada tiang tunggal maupun kelompok tiang, terutama dalam tanah kohesif seperti lempung yang memiliki karakteristik plastis dan bersifat jenuh. Dalam perencanaan fondasi, pemilihan rasio D/L yang tepat menjadi sangat krusial. Jika rasio D/L tidak dirancang secara optimal, maka kapasitas daya dukung tiang dapat menjadi tidak efisien. Oleh karena itu, pemahaman mengenai hubungan antara rasio D/L terhadap daya dukung tiang menjadi kunci dalam merancang fondasi yang aman, efisien, dan ekonomis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio D/L terhadap kapasitas daya dukung izin pada fondasi bored pile, baik untuk tiang tunggal maupun kelompok tiang, menganalisis efisiensi kelompok tiang terhadap variasi rasio tersebut serta memberikan rekomendasi teknis mengenai rasio D/L yang optimal dalam perencanaan fondasi bored pile pada tanah kohesif. Metode. Metode yang digunakan secara kuantitatif, melalui pendekatan analisis dengan memanfaatkan data borlog serta uji laboratorium tanah sebagai dasar perhitungan dalam menentukan kapasitas tiang tunggal maupun kelompok tiang menggunakan metode mayerhof. Variasi diameter tiang berkisar antara 0,6 hingga 2 m dengan kedalaman 10 hingga 20 m, sehingga menghasilkan variasi rasio D/L antara 0,03 hingga 0,2. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas daya dukung bored pile meningkat dengan penurunan rasio D/L, namun efektivitas kenaikan daya dukung menurun tajam pada kedalaman >16 m. Efisiensi kelompok berada pada kisaran 0,64–0,73 dan dipengaruhi oleh jumlah serta konfigurasi tiang. Rasio D/L optimum pada tanah kohesif berada di kedalaman 14–16 m untuk tiang berdiameter besar (1,8–2,0 m) dengan rasio D/L 0,113–0,143, 12–16 m untuk tiang berdiameter sedang (1,0–1,5 m) dengan rasio D/L 0,063–0,125, dan 12–14 m untuk tiang berdiameter kecil (0,6–0,8 m) dengan rasio D/L 0,043–0,067. Kesimpulan. Penelitian ini memberikan acuan teknis dalam menentukan kedalaman optimum bored pile berdasarkan rasio D/L, sehingga perencanaan fondasi pada tanah kohesif dapat dilakukan secara lebih efisien dan ekonomis tanpa mengorbankan kapasitas daya dukung.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bored pile, rasio D/L, daya dukung tiang tunggal, kelompok tiang, tanah lempung, efisiensi |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 00:51 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 00:51 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54572 |
