GAMBARAN PELAKSANAAN PEDIATRIC EARLY WARNING SCORE (PEWS) SEBAGAI INDIKATOR PELAKSANAAN KEGAWATDARURATAN ANAK DI IGD = Overview of The Implementation of The Pediatric Early Warning Score (PEWS) as an Indicator for Assessing Pediatric Emergency Saverity in the Emergency Departement (ED)


ANDI RISKI, DULYANA (2025) GAMBARAN PELAKSANAAN PEDIATRIC EARLY WARNING SCORE (PEWS) SEBAGAI INDIKATOR PELAKSANAAN KEGAWATDARURATAN ANAK DI IGD = Overview of The Implementation of The Pediatric Early Warning Score (PEWS) as an Indicator for Assessing Pediatric Emergency Saverity in the Emergency Departement (ED). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
R011241097-QMPEt0jrgoq8kYd1-20260105163648.jpg

Download (440kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
R011241097-1-2.pdf

Download (119kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
R011241097-dp.pdf

Download (82kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
R011241097-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 December 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI RISKI DULYANA. Gambaran Pelaksanaan Pediatric Early Warning Score (PEWS) Sebagai Indikator Penilaian Kegawatdaruratan Anak di IGD. (dibimbing oleh Tuti Seniwati) Latar Belakang: Deteksi dini kegawatdaruratan pada pasien anak di Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan tantangan klinis yang penting. Pediatric Early Warning Score (PEWS) adalah sistem skoring berbasis tanda vital untuk mengidentifikasi deteriorasi klinis secara objektif. Namun, penerapan dan efektivitas PEWS di IGD rumah sakit Indonesia masih perlu di evaluasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan dan distribusi skor PEWS sebagai indikator penilaian kegawatdaruratan pada pasien anak di IGD RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif. Terhadap 357 rekam medis pasien anak usia 1 bulan-18 tahun yang datang ke IGD pada periode Januari-Juni 2025. sampel dipilih dengan teknik consecutive sampling. Data demografi, klinis, dan skor PEWS (saat masuk dan sebelum dipindahkan) di analisis secara univariat. Hasil: Distribusi skor PEWS saat masuk IGD menunjukkan mayoritas pasien dalam kondisi stabil atau memerlukan pemantauan, dengan proporsi hijau (48,2%), kuning (44,5%), oranye (4,2%), dan merah (3,1%). Setelah penanganan di IGD, terjadi pergeseran distribusi ke arah perbaikan klinis, yang ditandai dengan peningkatan proporsi kategori hijau menjadi 58,0%. Meskipun demikian, terdapat peningkatan proporsi kategori merah dari 3,1% menjadi 4,2%, yang mengindikasikan adanya deteriorasi pada kelompok pasien tertentu serta mengonfirmasi sensitivitas PEWS dalam mendeteksi perburukan. PEWS juga berhasil mengidentifikasi 3,9% pasien yang memerlukan perawatan lanjut di Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Kesimpulan: PEWS efektif sebagai alat skrining awal dan sistem pemantauan dinamis dalam mendukung stratifikasi risiko serta pengambilan keputusan klinis pada pasien anak di IGD.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pediatric Early warning Score (PEWS), Kegawatdaruratan Anak, Triase IGD.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 10 Mar 2026 03:47
Last Modified: 10 Mar 2026 03:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/54535

Actions (login required)

View Item
View Item